PB SEMMI Peringatkan Edhy Prabowo Tak Main KKN Soal Ekspor Benih Lobster

Jokowi dan Edhy Prabowo
Presiden Joko Widodo ditemani Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo meninjau langsung nelayan di Natuna. [foto : dokumen KKP]

Edhy Prabowo juga punya alasan kenapa ia mengeluarkan kebijakan tersebut. Dimana ia menyebut dibukanya kembali ekspor benih lobster semata demi menyejahterakan rakyat.

Ia pun menegaskan, kebijakan pembukaan ekspor benur dilakukan untuk nelayan yang menggantungkan hidup dari menangkap benih lobster.

Bacaan Lainnya

Selain itu, kebijakan tersebut juga ditujukan untuk membangkitkan geliat pembudidayaan lobster di berbagai daerah. Pemerintah juga terus meningkatkan akses permodalan lewat Kredit Usaha Rakyat (KUR) di sektor perikanan.

Edhy menginginkan publik dapat melihat kebijakan itu secara utuh dengan mengingat arah kebijakan pembangunan kelautan dan perikanan meliputi perlindungan dan pemberdayaan serta peningkatan pendapatan nelayan.

“Yang paling penting, izin itu dibuat untuk kesejahteraan, manfaat atau tidak ke masyarakat,” ujar Edhy, Minggu (5/7).

Edhy menegaskan, tidak menutupi apapun dalam kebijakan ekspor benih lobster. Sebelum melegalkan ekspor benih lobster, KKP telah melakukan kajian mendalam lewat konsultasi publik.

Termasuk juga ia membantah perusahaan-perusahaan pengekspor benih lobster adalah kongkalikong pihaknya untuk memuluskan terbitnya kebijakan tersebut.

Edhy memastikan, proses seleksi untuk menjadi eksportir benih lobster terbuka untuk siapa saja baik perusahaan maupun koperasi berbadan hukum. Selama pengaju memenuhi persyaratan dan kualifikasi, KKP tidak akan mempersulit.

Bahkan agar proses seleksi hingga ekspor berjalan sesuai prosedur dan ketentuan hukum, semua dirjen dilibatkan termasuk bagian inspektorat.

Ia menegaskan tak ikut campur dengan penetapan calon eksportir atau perusahaan tertentu.

“Ada cerita-ceritanya saya yang menentukan salah satu perusahaan. Tidak benar itu. Sudah ada timnya. Tim budidaya, tim perikanan tangkap, karantinanya, termasuk saya libatkan irjen. Semuanya terlibat, ikut turun tangan,” terangnya.

Adapun 26 perusahaan disebut Susi memperoleh izin ekspor benih lobster adalah sebagai berikut.

  1. PT Samudera Bahari Sukses
  2. PT Natura Prima Kultur
  3. PT Royal Samudera Nusantara
  4. PT Grahafoods Indo Pasific
  5. PT Aquatic Lautan Rezeki
  6. CV Setia Widata
  7. PT Agro Industri Nasional
  8. PT Alam Laut Agung
  9. PT Gerbang Lobster Nusantara
  10. PT Global Samudra Makmur
  11. PT Sinar Alam Berkilau
  12. PT Wiratama Mitra Mulia
  13. UD Bali Sukses Mandiri
  14. UD Samudera Jaya
  15. PT Elok Monica Group
  16. CV Sinar Lombok
  17. PT Bahtera Damai Internasional
  18. PT Indotama Putra Wahana
  19. PT Tania Asia Marina
  20. CV Nusantara Berseri
  21. PT Pelangi Maritim Jaya
  22. PT Maradeka Karya Semesta
  23. PT Samudra Mentari Cemerlang
  24. PT Rama Putra Farm
  25. PTKreasi Bahari Mandiri
  26. PT Nusa Tenggara Budidaya
Temukan kami di Google News.