Optimisme Senior Tentang Partai Demokrat Moeldoko Sukses di 2024

willem frans ansanay
Willem Frans Ansanay bersama alm. Vence Marthin Rumangkang.

Selain itu, persoalan kasus korupsi megaproyek wisma atlet Hambalang juga menjadi bahan refleksi KLB Deli Serdang. Di mana proyek yang telah merugikan keuangan negara mencapai Rp 706 Miliar tersebut menjadi salah satu cikal bakal merosotnya suara Demokrat di kalangan publik.

“Bahwa kita harus flashback ke belakang, pengalaman Partai Demokrat yang muncul sebagai Partai Baru tapi menguasai parlemen, dan membawa Presiden dari Partai Demokrat 2 periode, tentu jaman keemasan itu harusnya dipertahankan. Tetapi hampir seluruh negeri ini dan publik tahu bahwa ada kasus besar yang terjadi yang menyebabkan partai demokrat nyungsep suaranya dan posisinya di parlemen turun yang menyebabkan hari ini ada wacana di hambalang,” paparnya.

Bacaan Lainnya

Oleh karena itu, melalui megaproyek wisma atlet yang mangkrak di era kepemimpinan Partai Demokrat di Republik Indonesia itu, KLB Deli Serdang menjadikannya sebagai titik awal perubahan.

“Kalau dahulu Partai Demokrat nyungsep suaranya karena kasus hambalang, maka hari ini hambalang sebagai saksi sejarah akan dimulai era baru bahwa kepemimpinan Jenderal Moeldoko, Partai Demokrat akan bangkit kembali,” tegasnya.

Melalui tangan Moeldoko dan para pendiri dan eks petinggi Partai Demokrat, Willem meyakini jika kondsolidasi akan berjalan dengan baik dan masif. Sehingga dampak yang akan terjadi adalah kembalinya marwan Partai Demokrat di mata publik.

“Saya memprediksi saja kalau mantan-mantan kader Partai Demokrat yang sudah berdiaspora di mana-mana, dan para pendiri, deklarator, organisasi-organisasi sayap yang tidak diakui, bahkan politisi-politisi partai Demokrat yang berdarah-darah dan bekerja tapi tidak menduduki posisi dalam legislatif dan sebagainya, dengan semangat ingin hijrah kembali ke rumah besar partai Demokrat, maka saya prediksi partai demokrat di 2024 akan masuk 5 besar,” tandasnya.

Kepengurusan DPP Partai Demokrat hasil KLB dapat restu dari pemerintah

Terakhir, Willem juga menyinggung tentang kepengurusan Partai Demokrat hasil KLB di mata negara. Ia berkeyakinan bahwa pemerintah selaku penyelenggara negara akan merestui susunan kepengurusan dan AD/ART DPP Partai Demokrat yang memenangkan Moeldoko sebagai Ketua Umum itu.

Temukan kami di Google News.