Dorong Perdamaian, Presiden ASEAN TUC Mau Temui Serikat Buruh Thailand-Kamboja

Presiden Konfederasi Buruh ASEAN atau ASEAN Trade Union Council (ASEAN TUC) Andi Gani Nena Wea.

Perang Thailand versus Kamboja memasuki hari keempat. Presiden Konfederasi Buruh ASEAN atau ASEAN Trade Union Council (ASEAN TUC) Andi Gani Nena Wea menyerukan kedua negara menahan diri. Dia juga meminta seluruh pihak menjaga perdamaian di tengah meningkatnya eskalasi antara Thailand dan Kamboja.

Andi Gani prihatin atas ketegangan yang terjadi antara dua negara ASEAN tersebut.

Bacaan Lainnya

Dia berencana menemui pimpinan konfederasi buruh Thailand dan Kamboja dalam waktu dekat, mendorong Pemerintahan mencari jalan damai.

“Saya sangat prihatin. Tahun lalu saya sempat melakukan kunjungan kerja ke kedua negara sebagai Presiden Konfederasi Buruh Asia Tenggara,” kata Andi Gani di Jakarta, Minggu (27/7/2025).

Andi Gani yang memimpin 11 juta buruh di kawasan ASEAN berharap, seluruh pihak mengutamakan dialog sebagai solusi meredakan ketegangan.

Dia menilai, hubungan antara Kamboja dan Thailand selama ini sebenarnya terjalin dengan sangat baik. Termasuk di antara organisasi buruh kedua negara. Konfederasi Buruh Thailand dan Kamboja memiliki komunikasi erat dan konstruktif.

Apalagi, menjelang pertemuan tahunan ASEAN TUC yang akan digelar September mendatang di Bangkok, Thailand, harapan besar disematkan agar forum tersebut dapatjadi sarana untuk mendorong perdamaian yang lebih luas di kawasan Asia Tenggara.

“Pertemuan tahunan ASEAN TUC diharapkan bisa mendorong perdamaian secara menyeluruh di kawasan. Perang hanya akan membawa kehancuran,” pesan Presiden KSPSI ini. FM03

Temukan kami di Google News.