Sumber Perecahan Bangsa Indonesia Itu Khilafah

dedek prayudi
Jubir PSI, Dedek Prayudi.

Inisiatifnews – Juru Bicara Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Dedek Prayudi memandang bahwa persoalan bangsa Indonesia saat ini adalah perpecahan dan polarisasi karena sentimen yang fundamental khususnya agama.

Salah satu yang menjadi penyebabnya menurut Dedek adalah masuknya paham transnasional yang mencoba menggeser Pancasila sebagai ideologi bangsa Indonesia.

Bacaan Lainnya

“Sumber pepecahan bangsa dari unsur global adalah masuknya ideologi asing trans-nasional yang sedang berusaha masuk di negara-negara berkembang termasuk Indonesia,” kata Dedek di bilangan Tebet, Jakarta Selatan, Senin (22/7/2019).

Ideologi trans-nasional yang dimaksud Dedek adalah Khilafah. Pria yang karib disapa Uki tersebut menilai bahwa ideologi Khilafah masih akan terus melakukan penetrasi di tengah-tengah tatanan kehidupan bangsa Indonesia.

“Ideologi Khilafah bukan ideologi bangsa Indonesia dan ia terus melakukan penetrasi di negara kita,” ujarnya.

Dalam kacamatanya sebagai politisi khususnya dalam melihat fenomena pemilihan politik elektoral, Uki menilai bahwa kampanye golongan putih (golput) menjadi salah satu ancaman tersendiri bagi demokrasi, yakni dijadikan alasan paham dan ideologi trans-nasional tersebut masuk dan menginfiltrasi tatanan bangsa.

“Di Pemilu sebelumnya banyak kampanye golput, saya tidak bisa memaksa karena golput itu hak mereka masing-masing. Tapi bagi saya ketika golput sudah mendominasi di pemilu kita maka potensi masuknya ideologi asing sangat besar karena rakyat sudah merasa kecewa dengan demokrasi,” terangnya.

Beruntungnya angka golput di Pemilu 2019 tidak besar sehingga ancaman tersebut sedikit bisa diredam. Namun demikian penetrasi Khilafah harus tetap diredam dengan cara penguatan penerapan Pancasila dalam kehidupan masyarakat Indonesia.

“Maka solusinya adalah obatnya yakni dengan mengembalikan Pancasila dengan benar,” papar Uki.

Lebih lanjut, lulusan Victoria University of Wellington tersebut mengingatkan bahwa peranan anak muda saat ini justru penting sekali dalam rangka ikut menjaga Pancasila sebagai ideologi bangsa.

“Peranan pemuda sangat penting untuk menjaga Pancasila sebagai ideologi bangsa Indonesia,” tuturnya.

[NOE]

Temukan kami di Google News.