Jokowi & Prabowo Ketemuan Dong, Redam Polarisasi Masyarakat

Inisiatifnews – Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) Letjen TNI Purn Agus Widjojo berharap kedua calon presiden (capres) Joko Widodo dan Prabowo Subianto bertemu setelah pelaksanaan pemilu serentak 17 April 2019 lalu.

“Kita tidak bisa memaksa. Tapi kalau bisa, itu bagus sekali untuk meredam polarisasi pada masyarakat. Tapi itu berpulang kepada kesetiaan dan keikhlasan beliau-beliau berdua,” ungkap Agus Widjojo di Kantor Lemhanas Jakarta Rabu (24/04/2019).

Bacaan Lainnya

Ditegaskannya, pertemuan keduanya akan sangat berdampak di akar rumput. Seperti diketahui, akar rumput memang terbelah selama proses Pilpres kali ini. Apalagi di media sosial, konflik antar kelompok sangat kentara.

“Kedewasaan dalam berbangsa, kedewasaan dalam berdemokrasi, kedewasaan dalam menjadi bangsa yang beradab, termasuk kedewasaan dalam memaknai Sesanti Bhineka Tunggal Ika sedang diuji setelah baru saja melewati hari pencoblosan tanggal 17 April yang lalu,” tandasnya.

Kata Agus, pemilu dan pilpres 2019 ini telah mendapatkan apresiasi dari negara lain dengan mengalirnya ucapan selamat dari berbagai kepala negara dan kepala pemerintahan. “Jangan dinodai dengan konflik yang berkepanjangan. Dua pasangan calon yang ikut dalam kontestasi Pilpres adalah dua putra terbaik bangsa yang juga negarawan,” ungkapnya.

Serupa, Wakil Presiden Jusuf Kalla berharap pertemuan keduanya segera terealisasi dalam waktu dekat. Namun, dia meyakini pertemuan keduanya tak perlu dimediasi pihak lain.

JK sangat yakin hubungan kedua tokoh selama ini terjalin baik. “Tak perlu mediasi. Ini kan tidak ada musuh dengan musuh. Tinggal pertemuan saja untuk agar masyarakat bisa lebih tenang, Ya makin cepat makin baik,” ujar JK. (FMB)

Temukan kami di Google News.