Disukai Gen Z, Gaya Menkeu Purbaya Dirasa Lampaui Mr. Clean Mar’ie Muhammad

Menteri Keuangan (Menkeu) periode 1993-1998, Mar'ie Muhammad atau yang dikenal dengan sebutan Mr. Clean. Foto: Kemenkeu
Menteri Keuangan (Menkeu) periode 1993-1998, Mar'ie Muhammad atau yang dikenal dengan sebutan Mr. Clean. Foto: Kemenkeu

Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, dalam waktu singkat jadi meteorik di kalangan publik. Diangkat berdekatan sekali dengan kerusuhan awal September, komentar pertama Menkeu Purbaya sudah menuai kontroversi.

Ketika ditanya soal caranya mengelola perekonomian nasional, Purbaya menjawab enteng. Bagi Purbaya, orang-orang demo karena kurang kegiatan, kurang kerjaan, dan akan selesai kalau ekonomi bisa tumbuh 7-8 persen.

Lalu, orang-orang tidak sempat demo-demo, mereka akan jalan-jalan, makan enak, dan semacamnya. Intelektual, Hamid Basyaib menilai, ini pernyataan yang luar biasa dalam banyak hal, dan tentu saja menuai pro dan kontra.

“Tapi juga banyak, terutama kalangan muda yang disebut Gen Z itu, senang. Ada tokoh politik, ada menteri yang non-partai, dan ngomong segamblang itu, kelihatan betul tidak jaim atau jaga image, terdengar arogan tapi lugu, tapi genuine gitu, kira-kira asli. Walaupun akhirnya setelah kontroversi sekian lama, dia minta maaf,” kata Hamid kepada terusterang.id dan ditayangkan dalam program Perspektif di kanal YouTube Terus Terang Media, Senin (17/11/2025).

Sejak itu namanya terus disebut orang, dan Purbaya tampak menyadari betul efektivitas medsos, terutama TikTok. Setidaknya, terlihat Purbaya memang memanfaatkan untuk menyebarluaskan inti kebijakan Kemenkeu di masanya.

Bagi Purabya, sebanyak mungkin masyarakat tahu lebih baik daripada banyak hal-hal diputuskan dan dijalankan di balik tembok. Pendeknya, Purbaya dalam waktu singkat menjadi populer, terutama di kalangan Gen Z.

Di kalangan Gen Z, anak-anak muda, sangat senang karena rupanya mereka melihat tiba-tiba ada pejabat yang begitu tinggi dan bicara apa adanya. Terkesan seenaknya, sekaligus menunjukkan bahwa dia tidak punya beban.

“Tidak punya beban masa lalu, tidak dibebani kasus-kasus yang berbau korupsi, tidak ada deal-deal politik yang skandalus, yang berbau skandal. Pendeknya, ini bersih karena itu orang itu bisa ngomong segamblang itu, kira-kira analisis umumnya seperti itu,” ujar Hamid.

Sebagai Menkeu, gaya Purbaya memang hampir tidak memiliki preseden. Tapi, bagi mereka yang mengalami Orde Baru tentu ingat sosok Menkeu yang juga menarik karena lugas, tidak terlalu banyak ngomong, tapi sangat gamblang.

Dia adalah Mr. Clean atau Menkeu Mar’ie Muhammad. Dia sampai dijuluki Mr. Clean karena terkenal sangat bersih, dan sekarang namanya diabadikan di salah satu auditorium di Kemenkeu karena begitu kuat ketokohannya.

“Bahkan, dari segi gaya, dia jauh melampaui Mar’ie yang lugas itu. Dan, yang unik juga orang dengan gaya lugas seperti ini, tampil apa adanya, dan kelihatannya sama sekali tidak peduli soal karisma, sengaja, natural, tidak berusaha membangun karisma, itu sesuatu yang bagi kebanyakan pemimpin dianggap kualitas yang perlu juga atau penting,” kata Hamid. (WS05)