Sebuah studi oleh King’s College London menemukan bahwa buah kiwi dapat membantu meredakan sembelit. Penelitian mengungkapkan bahwa suplemen magnesium oksida dalam kiwi bisa membantu mengurangi gejala sembelit.
Ditemukan, 1 dari 10 orang sembelit persisten yang dapat menurunkan kualitas hidup. Layanan Kesehatan Nasional (NHS) menyebut, jika kita tidak buang air besar setidaknya 3 kali sepekan atau jika kita buang air besar lebih jarang dari biasanya, maka kita akan mengalami sembelit.
Peneliti dari King’s College London, Eirini Dimidi mengatakan, orang-orang dapat melaporkan hingga 30 gejala sembelit yang berbeda. Untuk mengatasinya, disebut pentingnya konsumsi buah dan minuman air mineral.
“Seseorang harus makan 2-3 kiwi setiap hari untuk atasi sembelit. Bahkan, tanpa kulitnya, buah ini tetap baik dan mengandung serat,” kata Dimidi, Senin (17/11/2025).
Serat kiwi memiliki efek pada usus yang dapat menyebabkan kontraksi usus dan meningkatkan volume feses. Kiwi juga tingkatkan kadar air usus yang dapat lunakkan feses dan tingkatkan kekebalan tubuh karena kaya vitamin C.
Selain itu, kiwi ditemukan dapat membantu mengatur tekanan darah karena mengandung kalium. Selain itu, konsumsi 8-10 buah plum dan roti gandum hitam sebagai camilan harian dapat memberikan dampak yang serupa.
Dimidi mengklaim, air mineral lebih baik dari air keran. Sebab, magnesium adalah mineral penting yang bertindak sebagai pencahar. Studi menunjukkan bahwa mengonsumsi suplemen magnesium oksida memiliki banyak manfaat.
Suplemen magnesium oksida dapat mengurangi nyeri perut bawah, kembung, dan mengejan serta memperlancar buang air besar.Penelitian yang dilakukan oleh King’s College London ini mendapat pujian Asosiasi Dietetik Inggris. (Antara/WS05)
