Sudahi Polemik Siapa Yang Doakan Pemakaman Mbah Moen

KH Maimoen Zubair
Ketua Majelis Syariah Partai Persatuan Pembangunan (PPP) KH Maimun Zubair. [foto : Istimewa]

Inisiatifnews – Beberapa hari terakhir ini netizen tengah ramai memperdebatkan siapa sebenarnya yang mendoakan dan melakukan talqin mayyit terhadap jenazah KH Maimoen Zubair di pemakaman Ma’la Makkah.

Ada pihak yang menyebut jika yang mendoakannya adalah imam besar FPI Habib Muhammad Rizieq bin Shihab dan yang melakukan talqin adalah menantunya yakni Habib Hanif Alatas. Dan ada pihak lain yang menyebut jika yang mendoakan dan menalqin Mbah Moen tersebut bukan Habib Rizieq melainkan ulama Makkah yakni Sayyid Ashim bin Abbas Alawi Al Maliki.

Bacaan Lainnya

Namun juru bicara Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Dedek Prayudi mengajak publik agar tidak terlalu larut dan lama mempersoalkannya. Karena baginya, informasi apakah Habib Rizieq atau ulama Makkah yang mendoakan jenazah Mbah Moen sudah jelas dan tidak penting lagi dibahas.

“Ya sudah. Mari kita sudahi polemik ini. Kebenaran sudah terungkap. Almarhum Mbah Moen pasti tidak ingin pemakamannya jadi polemik politik. 🙏🙏,” tulis pemilik akun twitter @Uki23 itu, Kamis (8/8/2019).

Sebelumnya, cendekiawan Nahdlatul Ulama (NU) Nadirsyah Hosen alias Gus Nadir mengajak agar perdebatan siapa yang mendoakan terakhir di pemakaman Ma’la terhadap jenazah Mbah Moen tidak lagi dilanjutkan.

“Mari hentikan perdebatan siapa sesungguhnya yg memimpin doa saat pemakaman Mbah Moen (Allah yarham),” tulis Gus Nadir kemarin, Rabu (7/8).

Bagi Gus Nadir, siapapun boleh mendoakan Mbah Moen. Namun yang paling utama selanjutnya adalah bagaimana meneladani dan melanjutkan perjuangan Mbah Moen.

“Yang penting itu adalah tersambungnya hati dengan Sang Khaliq saat mendoakan beliau. Lebih penting lagi, kami para santri bisa terus meneladani dan melanjutkan perjuangan Mbah Moen,” tutup Gus Nadir. []

Temukan kami di Google News.