Basarnas Kerahkan Pesawat dan Kapal Cari 129 Penumpang KM Virgo Transport 8

Operasi pencarian dan evakuasi korban (SAR) kecelakaan kapal KM Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa memasuki hari kedua pada Senin (14/9/2026). Dari total 243 penumpang, sebanyak 108 orang berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat. Sementara enam orang ditemukan meninggal dunia.

Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii mengungkapkan, hingga kini masih ada 129 penumpang yang dalam pencarian.

Bacaan Lainnya

Basarnas bersama tim SAR gabungan terus mengerahkan kekuatan mempercepat proses pencarian dan evakuasi.

“Dari 243 korban telah terevakuasi sebanyak 108 korban dalam kondisi selamat dan enam korban dalam kondisi meninggal dunia. Sehingga korban yang dilaporkan masih dalam pencarian sejumlah 129 penumpang,” kata Syafii dalam konferensi persnya, Senin (14/9/2026).

Operasi SAR diperkuat lima unsur udara, yakni helikopter Basarnas HR-3601 jenis Dauphin, helikopter TNI AL Panther 3603, pesawat CN-235 TNI AL, helikopter Dauphin milik Polri, serta Cessna Caravan dari BNPB.

Sementara di laut, sebanyak 17 kapal dikerahkan, termasuk kapal Basarnas, KRI milik TNI AL, serta kapal dari PSDKP, KKP, Polri dan Kementerian Perhubungan.

Dijelaskan, pola pencarian hari kedua diubah dari delapan menjadi enam sektor. Perubahan dilakukan setelah posisi kapal yang mengalami kecelakaan berhasil diketahui secara pasti.

Selain menyisir korban yang kemungkinan terapung, tim juga memaksimalkan pencarian di sekitar badan kapal yang berada dalam kondisi terbalik dan telungkup.

Guna mendukung pencarian di bawah permukaan air, Basarnas menerjunkan Basarnas Special Group yang memiliki kemampuan underwater. TNI AL juga mengerahkan personel Kopaska, tim penyelam serta drone laut untuk membantu mendeteksi keberadaan korban.

“Operasi pencarian di enam sektor kita prioritaskan terhadap korban-korban yang terapung. Mudah-mudahan kita bisa menemukan korban dalam kondisi selamat,” kata Syafii.

Sebanyak 622 personel gabungan dilibatkan dalam operasi hari kedua. Mereka berasal dari Basarnas, TNI AD, TNI AL, TNI AU, Polri, Kementerian Perhubungan, dinas kesehatan, pemerintah daerah, serta unsur terkait lainnya. Enam rumah sakit juga disiapkan sebagai rumah rujukan bagi para korban.

Syafii memuji seluruh pihak yang terlibat dalam operasi kemanusiaan tersebut. Dia berharap sinergi seluruh unsur SAR dapat mempercepat penemuan dan evakuasi 129 penumpang yang masih dalam pencarian. RLS

Temukan kami di Google News.