RIAU, Inisiatifnews.com – Cawapres nomor urut 03, Mahfud MD memberikan klarifikasi atas fitnah yang dialamatkan kepadanya soal dirinya menghina ibu-ibu karena memiliki anak yang tidak berakhlak.
“Konteksnya ada yang tanya dalam pertemuan. Pak gimana, kalau ibu melahirkan anak tidak berakhlak. Saya bilang, ya dosa kita kalau membiarkan ibu itu melahirkan anak tak berakhlak,” kata Mahfud MD di Pekanbaru, Riau, Senin (29/1).
Artinya, dalam konteks itu sebenarnya yang berdosa bukan ibunya, melainkan negara dan pemerintah karena tidak mengantisipasi situasi buruk tersebut.
“Kita yang dosa, bukan ibunya yang dosa,” imbuhnya.
Kemudian, ia memberikan penjelasan lebih jauh tentang konteks yang disampaikannya di acara Tabrak Prof, di Bandar Lampung, Kamis (25/1).
“Berdosa kita jika membiarkan ibu-ibu melahirkan kemudian membiarkan anaknya tidak berakhlak. Ini banyak terjadi karena masih banyak kaum ibu tidak punya penghasilan, mengais rezeki seadanya, menjadi buruh kasar dengan bayaran yang sangat kecil, itu pun tak teratur,” ujarnya.
Kemudian karena situasi kurang baik dari ibu-ibu tersebut, hingga akhirnya anak-anaknya tidak terurus dan terdidik dengan baik. Sehingga ia menegaskan bahwa negara seharusnya hadir mengantisipasi persoalan itu.
“Sang anak kemudian menjadi gelandangan, tidak terdidik, dan tercebur ke dunia hitam. Itulah sebabnya, wajib bagi kita menyediakan pekerjaan yang layak dan manusiawi bagi ibu-ibu agar bisa membesarkan anaknya dengan baik dengan fasilitas pendidikan yang cukup,” pungkasnya.
