Inisiatifnews – Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan memastikan partainya menempuh jalan oposisi. Komentar pertamanya setelah menentukan sikap partai, langsung menohok. Dia mendesak pemerintah menunda pemindahan ibu kota. Pemerintah urus Papua dulu sampai tuntas.
Hal tersebut diungkapkan politisi yang karib disapa Zulhas itu saat menghadiri pembekalan anggota DPRD provinsi dan kabupaten se-Sulsel, Sulbar, dan Sulteng periode 2019-2024 asal PAN di Grand Convention Mandai, Maros, dua hari lalu.
Kata dia, peristiwa rusuh di Papua jauh lebih mengkhawatirkan dan penting untuk menjadi prioritas utama yang harus segera ditangani.
“Kita meminta kepada pemerintah, ada hal yang sangat penting ditangani oleh seluruh kekuatan yang ada, yaitu Papua. Coba lihat videonya itu sangat mengkhawatirkan. Soal ibu kota itu kan bisa ditunda,” tutur Zulhas.
Ketua MPR ini bahkan menyebut, tidak elok dan tidak pantas pemindahan ibu kota diributkan ketika masalah di Papua, belum tuntas.
“Sekarang kita minta pemerintah fokus dulu ke masalah Papua,” tandasnya.
Seniornya di PAN sekaligus besannya, Amien Rais sebelumnya juga meminta Presiden Jokowi fokus menyelesaikan masalah di Papua.
“Tunda dulu sementara waktu. Saya heran kalau Pak Jokowi sepertinya ribut sendiri mau mindah ibu kota ke tempat yang belum jelas,” kata Ketua Dewan Kehormatan PAN ini di acara HUT ke-21 PAN yang digelar di Kolong Tol Pejagalan, Jakarta Utara, Jumat (23/8) lalu.
Sementara Deputi V bidang Politik, Hukum, Keamanan dan Hak Asasi Manusia KSP, Jaleswari Pramodhawardani menyebut, meski disibukkan dengan pemindahan ibu kota, tak berarti pemerintah mengurangi perhatian untuk kasus Papua. Sejak awal pemerintahan Presiden, Papua dan Papua Barat sudah menjadi program prioritas nasional. (FMB)
