Inisiatifnews – Kabar meninggalnya Sutopo Purwo Nugroho tampaknya menyisakan kesedihan tersendiri bagi Ketua Gerakan Suluh Kebangsaan (GSK) Prof Mohammad Mahfud MD.
Betapa tidak, sosok Sutopo di mata Mahfud tampaknya sangat menginspirasi, khususnya dalam mengemban amanat sebagai punggawa informasi bencana dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
“Sutopo bercerita tentang ancaman maut dari penyakitnya tapi itu tidak menghalangi semangatnya untuk terus mengabdi dan menginformasikan situasi setiap bencana alam,” kata Mahfud mengenang mendiang Sutopo dalam kegiatan Award dari Harian Republika melalui tweetnya, Minggu (7/7/2019).
Dan ia pun sedih ketika mendengar kabar bahwa Kepala Pusat Data dan Informasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) tersebut telah menghembuskan nafas terakhirnya.
“Dia terus bekerja keras untuk kemanusiaan. Kini, maut telah benar-benar menjemput Sutopo, membawa ke hadhirat-Nya,” ujarnya.
Bahkan Mahfud juga menyampaikan bahwa saat kegiatan tersebut, Sutopo sempat menyampaikan bagaimana kondisi penyakitnya itu dengan raut wajah yang tidak menampaknya rasa sakitnya.
“Masih terbayang di benak dan terpateri di hati ketika saat itu, dia mendekati saya dan bercerita dengan berbinar-binar tentang tugas dan penyakitnya. Luar biasa tegar,” puji Mahfud dengan ketegaran Sutopo tersebut.
Dengan demikian, Mahfud pun menyampaikan selamat jalan kepada Sutopo Purwo Nugroho dan berdoa agar mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan.
“Selamat jalan Mas Sutopo. Engkau akan tenang di surga-Nya,” doa Mahfud.
“Inna lillah wa inna ilaihi raji’un,” tutupnya.
Perlu diketahui bahwa Sutopo Purwo Nugroho telah menghembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit St. Stamford Modern Cancer Hospital Guangzhou, China pada pukul 02.20 waktu Guangzhou atau sekitar pukul 01.20 WIB, Minggu (7/7).
Sutopo meninggal dunia setelah melawan penyakit kanker paru stadium IV yang dideritanya sejak tahun 2017 lalu itu. []
