Mahfud Terima Kunjungan Wakil Dubes Jepang, Ngobrolin Pancasila Hingga Kerjasama Pendidikan & Ekonomi

Mahfud MD
Mahfud MD menerima kunjungan Wakil Duta Besar Jepang untuk Indonesia Keiichi Ono di ruang kerjanya di Kantor MMD Initiative Jalan Kramat VI Nomor 18, Jakarta Pusat, Kamis (09/05/2019).

Inisiatifnews – Ketua Gerakan Suluh Kebangsaan Prof. Mahfud MD menerima kunjungan Wakil Duta Besar (Dubes) Jepang untuk Indonesia Keiichi Ono di kantor MMD Initiative Jalan Kramat VI Nomor 18, Jakarta Pusat, Kamis (09/05/2019).

Wakil Dubes Ono datang didampingi  Direktur Politik Kedubes Jepang Susumu Takonai disertai dua stafnya. Sebagai anggota Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Mahfud MD sebenarnya bisa menerima tamunya di Kantor BPIP di Kompleks Istana Negara. Namun, bagi Mahfud, di manapun tempat pertemuannya, yang paling penting adalah substansi pembicaraan dalam pertemuan tersebut.

Bacaan Lainnya

“I am sorry, receiving you here in my simple office. Tetapi saya terima di kantor lembaga studi dan advokasi ini. Yang penting substansi pembicaraannya tetap bermanfaat,” kata Mahfud MD saat menerima kunjungan Wakil Dubes Ono di Kantornya.

Seperti diketahui, MMD Initiative adalah lembaga studi hukum dan advokasi yang melakukan studi isu hukum, konstitusi, politik, dan demokrasi. Mahfud menjadi Ketua Dewan Pembina dalam lembaga studi ini.

Pertemuan dengan Wakil Dubes Jepang dan rombongan berlangsung tertutup di ruang kerja Mahfud MD. Setelah pertemuan, Wakil Dubes Jepang mengungkapkan maksud silaturahminya dengan Mahfud MD untuk mendiskusikan masalah yang bisa dikerjasamakan oleh kedua negara.

Wakil Dubes Ono juga sempat mengucapkan selamat kepada bangsa Indonesia yang telah melaksanakan pemilu dengan damai. “Siapa pun yang menang, nantinya bisa terus bekerjasama dengan Jepang demi kemajuan kedua bangsa,” harap Wakil Dubes Ono.

Selain itu, salah isu substantif dan penting lain yang dibicarakan dengan Mahfud, kata Wakil Dubes Ono, adalah tentang ideologi dan arah pembangunan bangsa Indonesia ke  depan. Dia mengakui, banyak nilai-nilai Pancasila yang sangat cocok diterapkan bukan hanya di Indonesia, tetapi juga untuk bangsa-bangsa lain, termasuk Jepang.

Sementara Mahfud MD mengungkapkan, isu kerjasama dalam pembangunan sumber daya manusia (SDM) melalui jalur pendidikan dan ekonomi juga didiskusikan serius dengan Wakil Dubes Jepang.

“Pihak Jepang tahu bahwa Indonesia mencanangkan Indonesia Emas pada tahun 2045 dan mereka menawarkan kerjasama untuk peningkatan kualitas SDM sejak sekarang,” ungkap mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) ini yang juga mendapat undangan acara berbuka puasa bersama di Kedubes Jepang. (FFM)

Temukan kami di Google News.