DPR Desak Pelaksanaan TKA Tingkat SD Lebih Maksimal

Wakil Ketua Komisi X DPR RI Fraksi PKS DPR RI Kurniasih Mufidayati. Foto: DPR

Wakil Ketua Komisi X DPR RI dari Fraksi PKS, Kurniasih Mufidayati mengapresiasi kelancaran pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SMP gelombang kedua oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah periode 10–13 April 2026 di berbagai daerah.

Menurut Kurniasih, TKA bukan penentu kelulusan, melainkan instrumen pemetaan kemampuan siswa secara nasional, jadi langkah penting dalam reformasi sistem evaluasi pendidikan.

Bacaan Lainnya

“Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah telah menempatkan TKA sebagai alat diagnosis pendidikan. Ini harus ditindaklanjuti dengan kebijakan yang tepat sasaran,” ujarnya dalam keterangan di Jakarta, Selasa (14/4/2026).

Hasil pelaksanaan TKA SMA dan SMP, kata Kurniasih, bisa menjadi bahan masukan bagi pelaksanaan TKA tingkat sekolah dasar (SD) yang rencananya akan dilaksanakan pada 20-30 April 2026 mendatang.

“Hasil evaluasi TKA SMP dan sebelumnya SMA bisa menjadi bahan masukan dan persiapan yang lebih baik untuk TKA SD. Apalagi secara usia, pelajar SD perlu dibuat nyaman dalam menghadapi TKA ini,” harap Kurniasih.

Kurniasih mendorong pemanfaatan hasil TKA secara optimal untuk penyusunan peta capaian belajar siswa secara nasional hingga tingkat sekolah untuk mengidentifikasi kesenjangan kualitas pendidikan.

Selain itu, pengembangan program intervensi pembelajaran berbasis data, termasuk penguatan literasi dan numerasi di daerah dengan capaian rendah.

Hasil TKA, sambungnya, juga bisa digunakan untuk peningkatan kapasitas guru melalui pelatihan agar strategi pembelajaran lebih sesuai dengan kebutuhan siswa.

Integrasi hasil TKA dengan perencanaan pendidikan di daerah juga perlu termasuk dalam penyusunan program dan alokasi anggaran pendidikan.

“Dengan pemanfaatan data yang optimal, TKA dapat menjadi instrumen penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan secara menyeluruh,” ujar Kurniasih. RLS/RPD

Temukan kami di Google News.