IPI Sebut Temuan Form C1 di Menteng Berpotensi Maling Teriak Maling

Karyono Wibowo
Direktur eksekutif Indonesian Public Institute (IPI) Karyono Wibowo. [foto : Inisiatifnews]

Inisiatifnews – Direktur eksekutif Indonesian Public Institute (IPI) Karyono Wibowo meminta agar temuan adanya form C1 oleh Kepolisian di bilangan Menteng, Jakarta Pusat atas nama pihak Badan Pemenangan Nasional (BPN) dan Sekretariat Nasional (Seknas) Prabowo Sandi harus diusut dengan tegas.

Ia menduga pihak Prabowo-Sandi memiliki indikasi kecurangan, apalagi temuan form C1 tersebut dikatakan ternyata lebih banyak menguntungkan kubu Capres-Cawapres nomor urut 02 dalam Pilpres 2019.

Bacaan Lainnya

“Menurut saya, bukan tidak mungkin kubu 02 teriak curang untuk melindungi kecurangannya, kan bisa saja. Maling terak maling itu kan ada. Jadi perlu dibuktikan,” kata Karyono kepada Inisiatifnews.com dalam sambuangan telepon, Senin (6/5/2019).

Apalagi Daerah Boyolali menjadi daerah yang tercantum dalam form C1 temuan polisi itu. Jika memang form C1 itu asli dan ditemukan indikasi kecurangan, Karyono pun menduga insiden serupa bisa saja terjadi di daerah-daerah.

“Dengan adanya temuan C1 yang diduga menguntungkan paslon 02 bukan tidak mungkin itu terjadi di daerah. Saya kira timnya TKN itu segera melaporkan dan menggali berbagai kecurangan-kecurangan yang kemungkinan dilakukan oleh kubu 02,” tutur Karyono.

Pengamat politik senior ini pun mendesak agar kasus tersebut disikapi dan didalami dengan serius. Sehingga informasi dapat disampaikan kepada publik secara gamblang sebenarnya siapa yang telah melakukan kecurangan dalam Pilpres 2019 ini.

“Misal di Luar Negeri, pelaksanaan pemilu itu yang dirugikan kan 01. Temuan-temuan itu harus segera dilaporkan dan digali lagi dan ketika ditemukan kecurangan-kecurangan dari pihak 02, sehingga bisa menginformasikan kepada publik siapa yang curang sebenarnya,” ujarnya.

[NOE]