Inisiatifnews – Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok turut mengomentari banjir yang melanda wilayah Ibukota Jakarta. Seperti diketahui, banjir melanda ibukota dan sekitarnya telah menewaskan dua orang dan mengakibatkan 2.370 jiwa mengungsi.
Lewat akun Twitter-nya Jumat (26/4), Ahok yang saat ini masih berada di Jepang mengunggah ulang postingan Kepala Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho @Sutopo_PN. Sutopo berkicau menyertakan video tentang banyak sampah yang hanyut di Sungai Ciliwung dari bagian hulu dan tengah Jumat pagi.
“Sampah banyak yang dihanyutkan Sungai Ciliwung dari bagian hulu dan tengah pagi ini. Kondisi tinggi muka air di Kalibata pagi ini,” kicau Sutopo.
Postingan Sutopo lantas diunggah ulang oleh Ahok. Dalam kicauannya, Ahok meminta warga Jakarta waspada banjir dan mengimbau Pemprov DKI fokus membantu para korban banjir. “Kepada warga DKI, harap waspada terhadap banjir. Mari fokus untuk membantu para korban banjir. Dan jangan membuang sampah sembarangan,” kicau @basuki_btp.
Apa tanggapan Anies dengan respon pendahulunya soal banjir Jakarta di Twitter? Anies mengapresiasi imbauan Ahok. “Ya (apresiasi). Ya dari dulu gitu,” kata Anies di Kemang, Jakarta Selatan, kemarin.
Mengenai 2.370 warga yang mengungsi akibat banjir, Anies mengaku belum ada perkembangan terkini dari pengungsi tersebut. “Belum ada update baru,” ujarnya.
Dikatakannya, banjir kali ini bukanlah karena hujan di Jakarta, melainkan kiriman dari hulu. Saat ini, lanjut Anies, seluruh petugas sudah dikerahkan untuk membersihkan sampah di wilayah banjir. Para wali kota juga bersiaga di lokasi banjir.
“Pagi ini kalau Anda lihat lagi dari beberapa wali kota dan wakil enggak ada, karena semua sedang bekerja di lapangan untuk bersiaga menghadapi air kiriman hulu,” tandasnya.
Anies juga menuliskan panjang lebar upaya Pemprov DKI mengatasi banjir dalam sejumlah postingan akun Instagram dan facebooknya, Anies Baswedan. Anies bercerita panjang dari mulai pencegahan dan antisipasi, kondisi pintu air, Kali Ciliwung, hingga evakuasi serta penanganan korban banjir. (FMB)
