Yunarto Wijaya Tantang Fadli Zon Buka Data Soal Klaim Kemenangan Prabowo 80%

yunarto wijaya
Direktur eksekutif Charta Politika Indonesia, Yunarto Wijaya. [foto : Istimewa]

Inisiatifnews – Direktur eksekutif Charta Politika, Yunarto Wijaya tampaknya masih penasaran dengan klaim kemenangan Prabowo-Sandi. Bahkan ia pun menantang Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Fadli Zon agar Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi membuka datanya kepada publik.

“Mendingan jelasin dulu real count 62%, quick count 52%, exit poll 55% & menang 80% itu maksudnya gimana?,” tanya Yunarto saat memantion tweet Fadli Zon yang tengah menyinggung Mahfud MD itu, Minggu (28/4/2019).

Bacaan Lainnya

Jika sampai BPN tidak berani membuka datanya secara transparan kepada publik seperti halnya beberapa lembaga survei yang dituding melakukan amnipulatif data quick count, pria yang karib disapa Toto ini pun menuding bahwa BPN lah yang justru tengah melakukan kebohongan yang terstruktur, sistematis dan masif.

“Kalo gak, berarti kubu anda sudah berbohong secara terstruktur, sistematis dan massif,” tegasnya.

Sementara itu sampai saat ini pihak BPN pun masih malu-malu kucing untung mengakui dimana sebanarnya keberadaan data center mereka, yang diklaim telah mengumpulkan data quick count dan real count secara internal di Pilpres 2019.

Sementara saat kedua tokoh BPN ditanya, ternyata jawabannya pun sampai berbeda. Jika sebelumnya Sudirman Said dan Andre Rosiade mengklaim aktifitas pengumpulan data BPN ada di kantor DPP Partai Gerindra, sementara Mardani Ali Sera mengaku sama sekali tidak tahu lokasi yang dimaksud itu.

“Ya itu, saya sendiri tidak tahu. Kalau ditanya di mana, saya tidak tahu,” ucap Ketua DPP PKS itu pada hari Kamis (25/4).