Dapat Mahaputra Nararya, Stanislaus Riyanta Pertanyakan Kontribusi Fadli Zon dan Fahri Hamzah

Stanislaus Riyanta
Stanislaus Riyanta

Inisiatifnews.com – Pengamat Intelijen dan Keamanan, Stanislaus Riyanta heran mengapa Fadli Zon dan Fahri Hamzah yang mendapatkan penghargaan berkelas dari pemerintah.

Menurutnya, pemerintah seharusnya memberikan gelar kepada prajurit TNI yang berada di daerah terpencil Indonesia.

Bacaan Lainnya

“Saya lebih terima jika yang diberi bintang mahaputera adalah prajurit TNI di daerah terpencil yang ikut mengajar, menjadi guru,” kata Stanislaus, Selasa (11/8/2020).

“Prajurit TNI tersebut melakukan pengabdian melampaui panggilan tugas sebagai penjaga pertahanan negara dan menyempatkan diri menjadi guru,” imbuhnya.

Selain prajurit TNI, Stanislaus juga menilai bahwa para tenaga medis yang telah meninggal karena ikut menangani COVID-19 juga adalah kelompok yang patut mendapatkan penghargaan tersebut.

“Lebih cocok juga bagi paramedis yang gugur dalam penanganan pandemi Covid-19, mengorbankan nyawa untuk kepentingan masyarakat,” ujarnya.

Sementara ketika pemerintah memberikan penghargaan kepada eks wakil Ketua DPR RI itu, Stanislaus malah mempertanyakan kontribusi apa yang telah diberikan kepada kedua orang itu.

“Kalau yang kali ini, saya belum tau apa prestasi luar biasa dan pengabdiannya sehingga layak mendapat Bintang Mahaputera, walaupun itu hak Presiden untuk memberikan,” ujarnya.

Perlu diketahui, bahwa pemerintah berencana untuk memberikan penghargaan kepada beberapa kategori orang yang dinilai tepat mendapatkannya. Salah satunya adalah penghargaan bintang Mahaputra Nararya. Bintang tersebut akan diberikan kepada beberapa nama diantaranya adalah eks Ketua DPR RI Fahri Hamzah dan Fadli Zon.

Hal ini seperti yang disampaikan oleh Menko Polhukam Mahfud MD.

“Fahri Hamzah dan Fadli Zon akan mendapat Bintang Mahaputra Nararya,” kata Mahfud, Senin (10/8) kemarin.

Selain Fadli Zon, ada beberapa nama lain yang juga akan mendapatkan bintang penghargaan tersebut.

“Yang mendapat bintang Mahaputra pada Agustus ini ada banyak. Ada Hatta Ali, Faruk Mohammad, Suhardi Alius, dll,” ujarnya. [NOE]

Temukan kami di Google News.