Muannas Alaidid Resmi Polisikan Farid Gaban

muannas alaidid
Ketua Umum Cyber Indonesia, Habib Muannas Alaidid, SH.

Inisiatifnews.com Ketua Umum Cyber Indonesia, Muannas Alaidid menyampaikan bahwa dirinya sudah secara resmi melaporkan jurnalis Farid Gaban ke polisi bernomor LP/3.001/V/YAN 2.5./2020/SPKT PMJ.

Dalam laporan tersebut, Muannas menduga Farid Gaban telah melakukan penyebaran berita bohong dan menyesatkan dan penghinaan terhadap penguasa melalui media sosial.

Bacaan Lainnya

“Hari ini saya sudah resmi melaporkan pemilik akun Twitter FG (Farid Gaban) ke pihak berwenang,” kata Muannas, Rabu (27/5/2020) malam.

Ia menilai bahwa terkait dengan kasus yang diperkarakannya itu agar diuji saja secara hukum oleh aparat kepolisian. Apakah Farid bersalah atau tidak.

“Biarkan hukum yang tentukan apakah konten yamg dibuatnya soal kerjasama itu adalah tuduhan atau sekedar kritik, meski dia sadar memang kegiatan launching itu tidak ada aliran dana dari APBN dan belum membaca perjanjian,” ujarnya.

Sebelumnya, Muannas juga menjelaskan tentang kerjasama antara Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) dengan perusahaan digital marketplace (e-commerce) Blibli.com.

Ia mengatakan bahwa sinergitas yang dibangun antara Kementerian yang kini dipimpin oleh Teten Masduki dengan perusahaan yang sahamnya dimiliki oleh Djarum Group itu sama sekali tidak ada aliran dana negara di sana.

“Jadi intinya kerjasama ini tidak ada aliran dana APBN or anything dari pusat, Kemenkop ke Blibli. Mereka hanya memfasilitasi dan mempercepat adopsi digital untuk UMKM. Malah mereka yang harus keluar biaya promo, training dan lain-lain yang saya dengar dan bisa dibuktikan,” jelasnya.

Fungsi Kementerian pimpinan Teten ini dikatakan Muannas hanya sebagai fasilitator untuk membantu komunikasi dengan perusahaan digital komunikasi milik pemerintah seperti TVRI dan RRI, dan juga melakukan penyaringan UMKM yang siap bermitra dengan Blibli.com.

“Jadi Kemenkop membantu memilih UMKM-UMKM yang OK dan siap, mereka bersama memberi training supaya UMKM tersebut bisa mulai jualan online, spiritnya semua sama membantu usaha masyarakat kecil akibat wabah pandemi ini dengan segala keterbatasan,” tambahnya.

Kicauan Farid Gaban yang dipermasalahkan

Sebelumnya, yakni pada tanggal 21 Mei 2020 pukul 09.08 (waktu berdasarkan postingan), Farid Gaban yang berprofesi sebagai jurnalis sekaligus penanggung jawab media Geotimes.co.id memposting gambar banner kegiatan Launching KUMKM HUB di Blibli yang disiarkan secara live streaming via Youtube.

Di dalam kicauan yang juga menyertakan gambar banner yang terpampang wajah Menkop UKM Teten Masduki dan CEO Blibli Kusumo Martanto tersebut, Farid menulis dengan konteks satir.

“Rakyat bantu rakyat; penguasa bantu pengusaha. Gimana, nih, kang Teten Masduki? How low can you go?,” tulis @faridgaban.

Kemudian, pada tanggal 22 Mei 2020 pukul 11.17 (waktu berdasarkan postingan), Farid juga menyebut bahwa Kementerian UKM memfasilitasi upaya penghancuran sentra produksi UKM hingga pelosok desa yang dilakukan oleh perusahaan produsen rokok di Indonesia.

“Raksasa rokok Djarum (Blibli), bersama Sampoerna dan Gudang Garam, menyasar sektor retail hingga pelosok desa. Tak hanya utk menyalurkan rokok tapi produk konsumsi lain. Menghancurkan sentra produksi UKM hingga pelosok desa. Ironisnya, difasilitasi Kementrian UKM. @abirekso,” tulisnya.

Selanjutnya, pada tanggal 25 Mei 2020 pukul 20.48 (waktu berdasarkan postingan), Muannas Alaidid sebagai Ketua Umum Cyber Indonesia menyebut, bahwa kicauan jurnalis senior itu bukan bentuk kritikan, melainkan tuduhan semata.

“Bagi saya ini tuduhan bukan kritik, saya juga tidak mau memonopoli pendapat saya paling benar, apalagi sampai narik-narik tokoh, jadi harus hukum memang yang buktikan itu tuduhan atau sekedar kritik. saya prihatin aja kok ada katanya jurnalis senior sampai tendensius bersikap,” tulis @muannas_alaidid.

[NOE/RED]

Temukan kami di Google News.