Ketum PBNU Sebut Pentingnya Nilai-nilai Washatiyah

said aqil
Ketua Umum PBNU, KH Said Aqil Siradj.

Bogor, Inisiatifnews.com – Nabi Muhammad SAW merupakan contoh ideal pemimpin negara alias negarawan. Bahkan selama masa kepemimpinannya, Rasulullah berhasil membangun Ummatan Washatan (Washatiyah) alias umat yang modern dan moderat.

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Said Aqil Siradj lantas menceritakan peristiwa ketika Rasulullah SAW hijrah ke Yastrib (Madinah) setelah 13 tahun berdakwah di Makkah. Ketika itu, hanya sekitar 120 orang yang menjadi pengikutnya.

Bacaan Lainnya

Di Yastrib, Rasulullah lantas menjumpai masyarakat yang plural. Ada yang beragama Islam, Yahudi, hingga paganisme.

“Tetapi yang dilakukan Nabi Muhammad adalah mendirikan komunitas sosial atau umat, yang berdiri di atas kesamaan cita-cita kemanusiaan. Bukan berdasar suku ataupun agama,” kata Kiai Said Aqil ketika menyampaikan kuliah umum di IPB University, Bogor, Minggu (19/1/2020).

Dan menurut Kiai Aqil, Rasulullah sudah mewujudkan perintah Tuhan untuk membangun umat yang moderat.

“Dengan kata lain Rasulullah berhasil melaksanakan perintah Allah SWT. Membangun ummatan washatan. Umat yang dibangun tidak di atas konstitusi agama, tidak di atas konstitusi etnik. Tapi atas visi-misi yang sama. Nabi Muhammad adalah negarawan,” lanjut Said Aqil.

Dia menegaskan bahwa tidak ada terminologi umat Islam ataupun umat Arab dalam Alquran. Apalagi Negara Islam dan Khilafah Islamiyah.

“Yang ada Ummatan Washathan. Washatiyah. Umat yang modern dan moderat. Alquran menekankan kualitas dan kapasitas. Bukan legal formal atau label semata,” beber Said Aqil.

Said Aqil menjelaskan bahwa Allah SWT menyuruh umat Islam agar berperan dalam agama, peradaban dan kebudayaan. Tidak mungkin ketiga peran itu bisa diwujudkan tanpa memiliki sikap wasatiyah.

“Wasatiyah harus moderat. Berbasis intelektual. Harus didukung ijtihadiah. Tidak tekstual, tetapi tidak liberal. Sejak dulu makanya yang membangun Islam hingga besar sekarang karena peran ulama. Dan juga mereka yang cerdas,” pungkasnya.(*)

Temukan kami di Google News.