IPI Sarankan Prabowo Legowo dan Persiapkan Diri Lagi di 2024

karyono IPI
Karyono Wibowo.

Inisiatifnews – Direktur eksekutif Indonesian Public Institute (IPI) Karyono Wibowo menilai bahwa mengapa sampai saat ini tidak ada narasi Prabowo Subianto menerima kekalahan Pilpres 2019.

Menurutnya, sikap Ketua Umum DPP Partai Gerindra itu adalah sesuatu yang sangat wajar. Dimana beberapa kali kontestasi politik yang dilakoninya nyaris semuanya gagal.

Bacaan Lainnya

“Saya kira memang berat, kalah tiga kali, empat dengan konvensi Partai Golkar di 2004, untuk menerima kekalahan,” kata Karyono kepada wartawan, Senin (20/5/2019).

Oleh karena itu, dia pun mengimbau kepada seluruh pihak, terutama aktor-aktor politik untuk ikut membakar suasana dengan tidak terus mengolok-olok Prabowo.

Kemudian Karyono juga mengingatkan kepada Prabowo agar tetap bisa legowo dan menerima kekalahan pemilu 2019 dengan bijak.

Sebab, salah jika menyebut karir politik Prabowo berakhir di tahun 2019 ini. Sebab, dia memprediksi, eks Danjen Kopassus ini bisa ikut bertarung kembali di 2024. Apalagi calo dari seumuran Prabowo, sudah hampir tidak ada.

Sementara new comers, politisi-politisi muda, dipastikan tidak kuat elektabilitasnya melawan Prabowo. Modal politik Prabowo yang sudah ikut pilpres berkali-kali ini sangat signifikan. Sementara soal umur, sudah banyak contoh pemimpin dengan usia tua masih mendapat kepercayaan memimpin.

Namun itu semua bergantung pada sikap Prabowo pada tahun 2019 ini. Jika tetap ngotot harus menjadi Presiden pada tahun 2019 dengan menempuh cara-cara yang di luar hukum, nama Prabowo akan buruk hingga akhir hayatnya.

“Sikap Prabowo menentukan karir politiknya. Prabowo tengah mempertaruhkan kenegarawanan dan patriotismenya. Kalau dia legowo, dia berpeluang maju kembali di 2024,” tutur Karyono.

“Kekalahan 2019 ini harus jadi bahan evaluasi. Selektif kepada para pembisik, jangan terima begitu saja informasi dari orang sekitarnya. Menerima kekalahan kali ini mungkin pahit, tapi akan manis di kemudian hari,” tutupnya.

[FQ]

Temukan kami di Google News.