Ngopi di KPK, Mahfud MD Ingin Kampanyekan Milenial Anti Korupsi

mahfud md
Prof Mahfud MD.

Inisiatifnews – Ketua Gerakan Suluh Kebangsaan, Prof Mohammad Mahfud MD telah melakukan diskusi dengan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Dalam diskusinya yang dilakukan di gedung Merah Putih itu, ia mengatakan bahwa dirinya ingin sekali mendorong agar diselenggarakan sebuah forum yang bertujuan untuk menanamkan rasa nasionalisme bagi generasi muda Indonesia yang karib disapa kalangan milenial itu. Sekaligus menanamkan maindset untuk menolak korupsi.

Bacaan Lainnya

“Saya mau ngajak ada satu forum tentang menguatkan nasionalisme melalui pemberantasan korupsi. Saya diskusi tadi kerena kita berpikir kalau korupsi tidak kita atasi bersama-sama maka nasionalisme generasi milenial ini nanti lama-lama meluntur,” kata Mahfud MD di Jakarta Selatan, Senin (25/3/2019).

Ia melihat bahwa kalangan milenial ini adalah kalangan yang sangat berpotensi untuk memajukan bangsa dan negara di kemudian hari. Hanya saja ketika kalangan milenial ini tidak diarahkan dengan baik, maka mereka sangat berpotensi akan memilih sesuatu yang menurut mereka lebih baik termasuk untuk mencari peluang di luar negeri dibandingkan memajukan negaranya sendiri.

“Karena kalau di dalam situasinya tidak bagus, di era milenial itu orang mau mencari alternatif ke luar, bukan lagi ke negaranya sendiri,” tuturnya.

Maka dari itu, Mahfud menegaskan bahwa persoalan bangsa dan negara saat ini bukan menjadi tanggunjawab pemerintah dan masing-masing kelompok saja, melainkan harus ada kolaborasi aktif dari seluruh stakeholder dengan cara bergotong-royong.

“Oleh sebab itu kita mengajak, mari perbaiki negara ini bersama-sama,” tegasnya.

Terakhir, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) ini menilai bahwa berbagai persoalan yang sudah terjadi di Indonesia termasuk tindak pidana korupsi harus bisa dientaskan dengan sebaik mungkin.

Namun ke depan seluruh stakeholder harus memiliki komitmen yang sama yakni tidak ada lagi tindak pidana korupasi baik itu korupsi kecil apalagi korupsi besar.

“Yang sudah berlalu ya kita selesaikan secara baik-baik,” ujarnya.

“Ke depan kita antisipasi supaya tidak terjadi korupsi-korupsi besar bahkan kalau bisa korupsi-korupsi kecil pun jangan sampai terjadi,” imbuh Mahfud.

Temukan kami di Google News.