Mahfud MD Nilai Romi Dijejak Bukan Dijebak

Inisiatifnews – Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Prof Mohammad Mahfud MD tak yakin jika Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy dijebak oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Tak mungkin Romi (panggilan akrab Romahurmuziy) dijebak. Dia kan ngatur sendiri pertemuannya di situ dengan orang-orang yang akan menemui atau ditemuinya. Bukan KPK yang ngatur, kan?,” kata Mahfud MD, Minggu (17/3/2019).

Bacaan Lainnya

Pun jika ada yang jebak, Mahfud menilai maka pasti terdeteksi siapa yang melakukan skenario pertemuan 6 orang yang dicokok KPK di Surabaya itu.

“Kalau dijebak kan ketahuan siapa saja yang ngajak dia ke situ. Ya tinggal ditunjuk saja, siapa mereka,” ujarnya.

Namun sejauh ini, Mahfud masih sangat yakin jika penangkapan yang dilakukan tim penyidik KPK itu dilakukan berdasarkan pengintaian yang berlangsung sejak lama.

“Yang benar, seperti yang saya bilang, Romi itu dijejak,” tegas Mahfud.

Perlu diketahui bahwa sebelumnya Romi menyatakan dirinya dijebak dalam kasus ini transaksi suap dalam dugaan pengisian jabatan di Kementerian Agama.

“Saya merasa dijebak dengan sebuah tindakan yang tidak pernah saya duga, saya pikirkan, atau saya rencanakan, bahkan firasat pun tidak,” tulis Romi dalam sebuah surat di Gedung KPK, Sabtu (16/3).

Romi berdalih saat penangkapan di hotel, dirinya sedang memenuhi undangan silaturahmi. Namun dia mengaku tak menyangka imbas pertemuan itu adalah operasi tangkap tangan (OTT) KPK.

“Itulah kenapa saya menerima sebuah permohonan silaturahmi di sebuah lobi hotel yang sangat terbuka dan semua tahu bisa melihatnya. Ternyata niat baik ini menjadi petaka,” sambungnya.

[IBN]

Temukan kami di Google News.