Pemain Persikad Depok Alami Gegar Otak Usai Dilanggar Pemain PSPS Pekanbaru

Poster dukungan dari Persikad Depok untuk salah satu pemainnya Bil'asqan yang sempat tidak sadarkan diri usai duel melawan pemain PSPS Pekanbaru di Stadion Pakansari, Bogor, Sabtu (04/10/2025). Foto: Instagram @persikad
Poster dukungan dari Persikad Depok untuk salah satu pemainnya Bil'asqan yang sempat tidak sadarkan diri usai duel melawan pemain PSPS Pekanbaru di Stadion Pakansari, Bogor, Sabtu (04/10/2025). Foto: Instagram @persikad

Persikad Depok mengabarkan kondisi salah satu pemainnya, Bil’asqan, yang tidak sadarkan diri usai dilanggar pemain PSPS Pekanbaru. Dokter tim Persikad, Ririn Budiarti mengatakan, Bili sudah sadarkan diri walau masih harus dirawat intensif.

“Bili saat ini dalam kondisi stabil dan dalam kesadaran penuh, tapi masih membutuhkan perawatan intensif dengan dianogsa kontusio cerebri (gegar otak),” kata Ririn, Minggu (05/10/2025).

Ririn menyampaikan, Bili masih dalam perawatan medis ruang intensif untuk memantau memar otak dan pendarahan subdural hematoma yang masih bisa ditangani dengan obat. Dukungan penuh turut diberikan seluruh tim Persikad Depok untuk kesembuhan Bili.

“Wishing our starboy Bili a good recovery, he’ll be back stronger than ever for Persikad,” tulis Persikad Depok melalui akun Instagram resmi mereka @persikad.

PSSI menyesalkan insiden yang menimpa Bili saat tampil melawan PSPS Pekanbaru pada pertandingan Pegadaian Championship, Sabtu (04/10/2025). Pada pertandingan yang dimainkan di Stadion Pakansari itu, Bili sempat tidak sadarkan diri setelah melakukan duel udara dengan bek PSPS Jefferson Sousa menjelang akhir laga.

“PSSI sangat menyayangkan insiden yang terjadi di pertandingan tersebut dan kita juga berharap, PSSI berharap hal-hal seperti ini tidak terulang kembali,” kata Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi.

Bili mendapat perawatan serius oleh tim medis kedua tim di lapangan hijau selama lebih dari 10 menit. Kemudian, segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat perawatan lebih maksimal. Yunus memastikan, Komdisi Disiplin akan bersikap tegas.

“Kepada kawan-kawan, kepada rekan-rekan pemain bola, jangan pernah berpikir ataupun bertindak untuk mencederai lawan. Itu sangat tidak baik,” ujar Yunus.

Yunus turut menyampaikan apresiasi atas tindakan tim kesehatan yang begitu cepat melakukan tindakan medis. Sehingga, Bili bisa segera mendapat pertolongan medis. (Antara/WS05)