Animator Pakistan Klaim Film Animasi “Merah Putih” Memakai Karakter Buatannya Tanpa Izin

Karater Jaydan milik Junaid Miran (atas). Karakter utama dalam film Merah Putih: One for All (bawah)

Film animasi Merah Putih: One for All baru-baru ini hebohkan jagat media sosial. Mulai dari garapannya yang dinilai serampangan, hingga karakter yang dipakai diduga menjiplak milik animator Pakistan, Junaid Miran tanpa izin.

Dalam kanal Youtube pribadinya @JunaidMiran, ia mengaskan hingga saat ini belum ada satupun dari tim produksi (Film Merah Putih: One for All) menghubunginya.

“Tidak ada satu pun dari tim produksi yang menghubungi saya atau memberi saya penghargaan atas penggunaan karakter saya sebagai karakter utama dalam film ini,” tulis Miran, dilaksir Rabu, (13/8/2025).

Menurut Miran, film Merah Putih: One for All telah memakai sebanyak enam karakter yang ia ciptakan.

“Mereka telah menggunakan total 6 karakter,” papar Miran dalam komentar yang ia sematkan dalam postingan di kanal Youtube berjudul Character Profile: Jayden – “Stylized Toon Boys” Pack.

Dalam postingan yang diunggah 10 bulan lalu itu, Miran menjelaskan profil karakter “Jayden” seorang bocah Afrika-Amerika yang energik dan periang, serta identik dengan aksi petualangan dan kepribadian yang ceria.

Karakter “Jayden” ini adalah salah satu karakter dalam Film animasi Merah Putih: One for All yang diduga dipakai tanpa izin si pembuat animasi.

Dalam keterangannya, Miran juga mengaku terbuka bagi media Indoensia jika ingin menghubunginya, termasuk siapa saja yang ingin berbagi pandangan.

“Jika ada media Indonesia yang ingin menghubungi saya, saya terbuka untuk berbagi pandangan saya,” tulis Miran.

Menjawab klaim tersebut, Produser sekaligus sutradara film Merah Putih: One for All, Erdiarto membantan timnya memakai aset dari animator luar negeri.

Kalau pun itu mendekati dan hampir mirip, kan enggak bisa kita harus patok. Dunia itu luas, kalau ada kemiripan ya itu sah-sah saja,” ujar Erdiarto pada wartawan. (JIR01)

Temukan kami di Google News.