Secarik Koran Bekas Mengantarkan Mahfud MD Jadi Menhan

Mahfud MD saat menjabat Menteri Pertahanan, Foto: Dok. Pribadi

Ada kisah menarik dibalik masuknya Mahfud MD, di Kabinet Persatuan Nasional era Presiden Gus Dur yang belum pernah terungkap ke publik. Saat Gus Dur terpilih menjadi Presiden, Mahfud adalah seorang dosen muda di Univesitas Islam Indonesia Yogyakarta.

“Yang mempertemukan saya dengan Gus Dur itu pak Alwi Shihab,” ujar Mahfud MD di Podcast Ruang Sahabat Bersama Alwi Shihab, (2/8/2025). Mahfud mengisahkan detik-detik dirinya ditunjuk jadi Menteri Pertahanan oleh Gus Dur ditemani Alwi Shihab, Menteri Luar Negeri saat itu yang juga orang dekat Gus Dur.

“Saya minta nama pak Mahfud yang lengkap gimana, nanti kalau diumumkan Presiden agar (tidak salah),” kata Mahfud menirukan Alwi Shihab saat minta kartu nama ke Mahfud MD saat itu.

“Saya gak punya kartu nama, saya nyobek koran di meja, lalu saya tulis. Sama Menteri Luar Negeri ngasih kartu nama dengan sobekan koran,” kisah Mahfud disambut gelak tawa Alwi Shihab.

Saat ditunjuk jadi Menteri pertahanan, Mahfud mengaku kaget, sebab ia merasa tak punya kompetensi di bidang militer. Mahfud sempat mengajukan keberatan dan sempat menawar posisi yang lain yang sesuai dengan keahlian yang dikuasainya.

“Apa yang katakana Gus Dur ditawar terus oleh pak Mahfud, saya yang gelisah, kalau ditawar terus gak jadi ini,” kata Alwi Shihab menempali cerita Mahfud.

Lebih jauh Alwi bercerita, jauh sebelum Mahfud dipanggil ke Jakarta dan diminta masuk kabinet, dalam beberapa kesempatan, Gus Dur selalu bercerita ke Alwi Shihab, Gus Dur sering memuji Mahfud yang dikenalnya sebagai sosok yang tegas.

“Sebelum diangkat Menteri, Gus Dur memuji pak Mahfud. Ada tokoh di Jogja, saya senang, dia tegas, background (pendidikan)nya cocok, nanti kita panggil, kita jadikan Menteri Pertahanan,” ujar Alwi Shihab menirukan ucapan Gus Dur. (JIR01)

Temukan kami di Google News.