PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi (KAI Daop) 2 Bandung mengungkapkan anjloknya KA Argo Bromo Angrek pada Jumat sore pukul 15.47 di Stasiun Pegadenbaru, Subang menyebabkan sejumlah kereta dari dan menuju wilayah Daop 2 mengalami keterlambatan.
“Akibat dari kejadian tersebut sejumlah perjalanan kereta api harus mengalami rekayasa pola operasi dengan melakukan perjalanan KA memutar,” ujar Manajer Humas KAI Daop 2 Bandung Kuswardojo, Jumat (1/8/2025).
Katanya, KA Ciremai relasi Bandung-Semarang Tawang yang seharusnya berangkat pukul 16.55 WIB mengalami keterlambatan karena pola operasinya diubah sementara, kereta harus berjalan memutar melalui Kroya Cilacap.
Ia menambahkan, ada tiga kereta dari Daop lain yang juga harus memutar melintasi wilayah Daop 2 Bandung, yakni KA Tawang Jaya Premium relasi Semarang Tawang-Pasar Senen; KA Brawijaya relasi Gambir-Malang; dan KA Argo Anjasmoro relasi Surabaya Pasar Turi-Gambir.
“Kami memohon maaf atas gangguan yang terjadi dan keterlambatan yang terjadi pada sejumlah perjalanan KA dari dan menuju wilayah Daop 2 Bandung dampak dari gangguan perjalanan ini,” ujarnya.
Kuswardojo juga menyampaikan, penumpang kereta terdampak yang ingin melakukan pembatalan perjalanan dapat melakukan pembatalan di stasiun keberangkatan.
Penumpang yang melakukan pembatalan akan mendapatkan 100 persen pengembalian dari harga tiket yang tertera, dan dapat dilakukan maksimal 7×24 jam sejak saat itu.
“Informasi selanjutnya akan segera kami informasikan apabila terdapat perkembangan dari peristiwa tersebut,” tuturnya. (Antara/AG10).
