Dua Pegawai WHO di Gaza Ditahan Militer Israel

(ilustrasi) Antrean panjang warga Gaza yang ingin mendapat bantuan makanan, Senin (21/07/2025).
(ilustrasi) Antrean panjang warga Gaza yang ingin mendapat bantuan makanan, Senin (21/07/2025).

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan tindakan militer Israel yang menahan pegawai mereka dari rumah mereka di Gaza. Lewat akun X (Twitter) resmi @WHO, mereka menceritakan detik-detik militer Israel memasuki lokasi, memaksa perempuan dan anak-anak ke luar rumah.

Bahkan, militer Israel memaksa perempuan dan anak-anak untuk mengungsi dengan berjalan kaki menuju Al Mawasi di tengah konflik yang sedang berlangsung. Kondisi lebih mengerikan harus dialami pegawai-pegawai pria WHO yang diborgol, bahkan ditelanjangi sambil ditodong.

Bacaan Lainnya

“Pegawai pria dan anggota keluarga diborgol, ditelanjangi, diinterogasi di tempat, dan diperiksa dengan todongan senjata, 2 pegawai WHO dan 2 anggota keluarga ditahan, 3 orang dibebaskan, sementara satu anggota staf masih ditahan,” kata WHO di X.

WHO menyatakan kehadiran operasional organisasi itu di Gaza telah terganggu, dan perintah evakuasi terbaru berdampak kepada beberapa lokasi WHO. Sebagai badan kesehatan utama PBB, WHO kini kesulitan mempertahankan sistem kesehatan yang sebelumnya sudah hancur.

“Semakin mempersulit upaya bertahan hidup bagi lebih dari dua juta orang,” tegas WHO.

Pada Senin, menteri luar negeri dari 25 negara-negara dunia, sebagian besar dari Eropa, menandatangani pernyataan yang menyerukan untuk segera mengakhiri perang di Gaza. Serta, dimulainya kembali pengiriman bantuan kemanusiaan penuh ke wilayah kantong Palestina. (Antara/WS05)

Temukan kami di Google News.