Webinar MMD Initiative, Pandemi Harus Jadi Momentum Perubahan Kebijakan Ekonomi Pro Pemerataan

Webinar bertajuk Ekonomi dan Politik, Pandemi Sebagai Momentum Perubahan Kebijakan Ekonomi Pro Pemerataan yang digelar MMD Initiative, Sabtu (26/6/21).

Peningkatan Kualitas SDM

Sementara itu, Kiki Vericho, Ekonom Universitas Indonesia (UI) menyebut, sebenarnya, Indonesia ketimpangannya pada level sedang. Ketimpangan dan kemiskinan bahkan turun sebelum pandemi dari 2014 hingga 2019. “Ekonomi kita produktif sebenarnya. Sudah on the track. Tapi masih pelan. Bagaimana kita melanjutkan trend positif ini setelah pandemi?” tanya dia.

Bacaan Lainnya

Ditegaskannya, peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) sangat penting. Mengapa Jepang, China, Korsel meningkat, karena industri manufaktur bersamaan dengan peningkatkan kualitas SDM. Artinya harus ada perubahan sistem produksi dan SDM. Kalau hanya bergantung sumber daya alam, akan sangat rentan.

“Kita harus memproduksi. Harus industri manufaktur. Tidak bergantung pada sumber daya alam. Jika diperkuat di perakitan, ditambah natural resource yang berorientasi ekspor. Knowledge meningkat, pasti akan semakin maju dan merata,” yakinnya.

Selain itu, tegakkan benar-benar nafas demokrasi ekonomi, kembangkan entrepreneurship, ekonomi inklusif, peningkatan digital ekonomi dapat membuka sekat ketimpangan antar daerah.

“Cara yang out of the box? Ya SDM-nya harus ditingkatkan. Mau fokus di manufaktur, maupun digital, harus meningkatkan ini. Kedua, pro lingkungan. Ketiga Inklusif, adaptasi. Keempat Integritas institusi dan kelima kualitas kebijakan publik. Dan anak-anak muda harus diarahkan. Kalau dulu bahasa Inggris penting, sekarang harus bahasa program,” sarannya.

Temukan kami di Google News.