Jerry Massie Harap DPR Fokus ke Covid-19, Bukan Bagi-bagi Proyek

jerry massie
Direktur Political and Public Policy Studies (P3S) Jerry Massie. [foto : Istimews]

Inisiatifnews.com – Pengamat politik dari Political and Public Policy Studies (P3S), Jerry Massie mengharapkan agar DPR RI menaruh seluruh perhatiannya terhadap penanganan virus corona (Covid-19) yang saat ini menjadia pandemik di dalam negeri.

“DPR jangan lagi berpikir bagi-bagi proyek pembahasan Undang-undang di tengah wabah seperti ini. Buang pikiran itu dulu,” kata Jerry dalam keterangannya kepada Inisiatifnews.com, Senin (30/3/2020).

Bacaan Lainnya

Apalagi hari ini dikabarkan bahwa DPR RI akan menggelar rapat paripurna secara langsung di gedung parlemen Senayan. Menurutnya, pertemuan semacam itu justru menjadi potensi penyebaran Covid-19.

“Kan sudah ada 2 anggota DPR yang meninggal, kok masih gelar rapat. Kan bertentangan dengan physical distancing,” tuturnya.

“Jangan sampai malah corona menyebar di Senayan dan banyak pejabat negara mati,” imbuhnya.

Di tengah situasi segenting dan sekrusial ini, Jerry berharap agar anggota dewan tetap mengedepankan physical distancing agar mata rantai penyeberan virus corona bisa dimaksimalkan.

“Kan bisa online, pakai skype dan sebagainya. Rapat jarak jauh lebih aman. Tapi rapatnya sebaiknya fokus bagaimana mengentaskan bencana ini agar segera berakhir,” tegasnya.

Perlu diketahui, bahwa Ketua DPR Puan Maharani menyampaikan jika Rapat Paripurna Pembukaan Masa Persidangan III tahun Sidang 2019-2020 harus dilakukan.

Hal ini disampaikan Puan agar DPR bisa mulai bekerja melakukan fungsi pengawasan, budgeting dan legislasi terutama di saat darurat wabah Covid-19 sekarang ini.

“Dalam masa darurat, semua kegiatan DPR akan diarahkan untuk membantu atasi wabah corona. Kalau tidak ada sidang paripurna, maka status DPR akan tetap reses, tidak bisa melakukan fungsinya secara maksimal,” terang Puan dalam keterangan tertulisnya.

Selain akan fokus pada penanganan wabah virus Covid-19, DPR juga akan mencari formulasi untuk membantu pemerintah mengatasi dampak-dampak wabah Corona, terutama dampak sosial ekonominya.

“Misalnya, desain APBN sudah tidak sesuai asumsi-asumsi yang digunakan. Karenanya dibutuh penyesuaian dan perubahan baik dari sisi penerimaan, belanja dan pembiayaan yang fokus pada penanganan wabah corona serta penanggulangan dampak sosial dan ekonominya,” ujarnya. [RED]