Besok Ada Gerhana Matahari Cincin

gerhana matahari
Ilustrasi gerhana matahari.

Inisiatifnews – Gerhana matahari adalah peristiwa alam, dimana cahaya matahari akan terhalangnya oleh bulan sehingga tidak semuanya sampai ke bumi. Fenomena yang merupakan salah satu akibat dinamisnya pergerakan matahari, bulan, dan bumi ini terjadi saat fase bulan baru.

Ada empat jenis gerhana matahari yang ada, yakni gerhana matahari sebagian, gerhana matahari campuran atau hibrida, gerhana matahari total dan gerhana matahari cincin.

Gerhana matahari sebagian terjadi ketika bulan berada tidak tepat di tengah-tengah garis antara matahari dan bumi, sehingga hanya menutupi sebagian matahari. Fenomena ini biasanya terlihat di banyak titik di luar jalur gerhana total atau cincin. Kadang, yang terlihat di bumi hanyalah gerhana sebagian karena umbra alias bayangan yang menyebabkan gerhana total tidak berpotongan dengan bumi dan hanya melewati daerah di atas kawasan kutub. Dan gerhana matahari jenis ini biasanya tidak begitu mempengaruhi terangnya sinar matahari. Kegelapan baru dapat dirasakan ketika lebih dari 90% matahari tertutup bulan, dan bahkan gerhana sebagian yang mencapai 99% tidak lebih gelap dibanding keadaan senja atau fajar.

Sementara itu, gerhana matahari campuran atau hibrida merupakan gerhana dengan dimensi antara gerhana total dan gerhana cincin. Di sebagian permukaan bumi terlihat gerhana total, sedangan di titik lain terlihat gerhana cincin. Namun perlu diketahui, bahwa jenis gerhana campuran seperti ini cukup langka terjadi.

Gerhana matahari total, yaitu ketika bulan menutupi seluruh matahari sehingga korona menjadi terlihat. Pada peristiwa gerhana total ini hanya akan tampak di sebuah jalur kecil di permukaan bumi.

Lalu untuk gerhana matahari cincin terjadi ketika matahari, bulan, dan bumi tepat berada di dalam satu sudut pandang garis lurus dan pada saat itu piringan bulan yang teramati dari bumi lebih kecil dari pada piringan matahari. Akibatnya, saat puncak gerhana, matahari akan nampak seperti cincin, yaitu gelap di bagian tengahnya dan terang di bagian pinggirnya.

Untuk tahun 2019 ini, Indonesia menjadi negara yang ada di bumi yang bisa menyaksikan langsung fenomena alam tersebut. Untuk gerhana matahari sebagian terjadi pada awal tahun ini yakni 5-6 Januari. Kemudian untuk gerhana matahari total terjadi tanggal 2 Juli, kemudian gerhana matahari sebagian terjadi lagi pada pada tanggal 17 Juli. Sementara untuk gerhana matahari cincin akan terjadi pada hari Kamis 26 Desember 2019 atau esok hari.

Jangan lewatkan peristiwa bukti kebesaran Tuhan tersebut. Karena fenomena langka gerhana matahari cincin ini akan terjadi lagi di kawasan Indonesia sekitar 21 Mei 2031 dan 14 Oktober 2042 mendatang.

Prediksi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG)

Berdasarkan data dari BMKG, setidaknya ada 25 kota yang disambangi Gerhana Matahari Cincin beserta perkiraan waktu puncak gerhana. Silahkan catat prakiraan peristiwa alam yang langka terjadi ini, antara lain ;

1. Aceh (Sinabang 11.55 WIB, Singkil 12.00 WIB)

2. Sumatera Utara (Sibolga, Pandan, Tarutung 12.04 WIB; Padang Sidempuan, Sipirok 12.06 WIB; Gunung Tua 12.07 WIB, Sibuhuan 12.08 WIB)

3. Riau (Pasir Pengaraian 12.10 WIB, Dumai 12.14 WIB, Bengkali dan Siak Sri Indrapura 12.16 WIB; Selat Panjang 12.19 WIB)

4. Kepulauan Riau (Tanjung Pinang 12.26 WIB, Tanjung Balai Karimun 12.21 WIB, Batam 12.24 WIB, Bandar Seri Bentan 12.26 WIB)

5. Kalimantan Barat (Mempawah dan Singkawang 12.42 WIB, Sambas 12.43 WIB, Bengkayang 12.42 WIB, Putussibau 12.55 WIB)

6. Kalimantan Timur (Tanjungredep 13.10 WIB)

7. Kalimantan Utara (Tanjungselor 13.10 WIB)

8. Batam, berdasarkan data dari Himpunan Astronomi Amatir Jakarta (HAAJ) bekerjasama dengan Dinas Kebudayaan Kota Batam bakal menggelar pengamatan GMC di sejumlah titik yaitu Jembatan Barelang, Rempang, dan Galang mulai pukul 07.00 WIB sampai 15.00 WIB.

9. Jabodetabek, gerhana matahari parsial mulai bisa diamati mulai pukul 10.43 WIB.

Ada Kegiatan Lihat Gerhana Matahari di Taman Ismail Marzuki (TIM) Cikini

Perlu diketahui pula, bahwa Planetarium Jakarta yang ada di kawasan Cikini, Jakarta Pusat juga akan menggelar kegiatan pemantauan gerhana matahari cincin tersebut. Kegiatan itu akan digelar mulai pukul 07.00 WIB dan masing-masing pengunjung akan mendapat satu kacamata Matahari.

Pihak pengelola juga menyediakan 10 buah teleskop yang dilengkapi filter Matahari dan didampingi oleh astronom, tenaga ahli, dan staf.

Temukan kami di Google News.