Bargain Rizieq di Rekonsiliasi, Pengamat : Genit!

Wempy hadir
Wempy Hadir.

Inisiatifnews – Direktur eksekutif Indopolling Network, Wempy Hadir menilai bahwa sama sekali tak relevan jika masih mencoba memaksakan diri memasukkan kepulangan Habib Muhammad Rizieq bin Husein bin Shihab dalam wacana agenda rekonsiliasi nasional antara Joko Widodo dengan Prabowo Subianto.

Bahkan ia menilai wacana tersebut justru bentuk kegenitan dari pihak Habib Rizieq.

Bacaan Lainnya

“Kepulangan HRS (Habib Rizieq Shihab -red) sebagai salah satu point dalam rekonsiliasi adalah sebuah kegenitan. Sebab tidak ada kaitan ada keberadaan HRS di Arab Saudi dengan pilpres kita,” kata Wempy kepada wartawan, Selasa (23/7/2019).

“Jadi sangat tidak masuk di akal jika hal tersebut dijadikan sebagai point bargaining dalam rekonsiliasi,” imbuhnya.

Menurut Wempy, kepulangan imam besar Front Pembela Islam (FPI) tersebut adalah kehendaknya sendiri, tak ada benar jika pemerintah melarangnya.

“Lagi pula tidak ada yang melarang HRS untuk pulang ke tanah air. Dia bisa kembali ke tanah air kapan saja,” ujarnya.

“Sekarang kembali kepada HRS sendiri, mau pulang ke tanah air atau tidak. Jadi bukan pemerintah yang menghalangi dia pulang, tapi dia sendiri,” tutupnya.

[NOE]

Temukan kami di Google News.