Mahfud MD Resmikan Masjid di Bekas Bencana Lombok Utara

Mahfud MD
Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Prof. Dr. Mahfud MD bersama warga saat meresmikan Masjid Raudlatul Nasiqin di bekas bencana gempa bumi, Dusun Bonyotan Asli, Desa Gumantar, Kecamatan Kayangan, Lombok Utara, NTB, Selasa malam (12/02/2019).

Inisiatifnews – Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Prof. Dr. Mahfud MD menyambangi daerah bekas bencana gempa bumi di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Mahfud menyemangati dan turut mendoakan warga korban gempa.

“Musibah adalah ujian dari Allah SWT. Semoga dengan cobaan ini, dapat lebih mempertebal iman bapak ibu sekalian,” kata Mahfud di hadapan warga korban gempa di Dusun Bonyotan Asli, Desa Gumantar, Kecamatan Kayangan, Lombok Utara, NTB, Selasa malam (12/02/2019).

Bacaan Lainnya

Di sela-sela rangkaian Gerakan Suluh Kebangsaan, Mahfud mendatangi Desa Gumantar untuk meresmikan berfungsinya Masjid Raudlatul Nasiqin. Untuk diketahui, Masjid tersebut roboh berkeping-keping bersama sekitar 100 rumah warga Dusun Bonyotan Asli akibat guncangan gempa yang melanda NTB 05 Agustus 2018 silam.

Beberapa hari setelah bencana tersebut, Mahfud selaku Ketua Ikatan Alumni Universitas Islam Indonesia (IKA UII) Yogyakarta, Halim Alamsyah Ketua IKA UII Jakarta, serta Rektor UII, berkunjung ke lokasi gempa tersebut sekaligus memberi bantuan donasi dari para alumni dan Civitas Akademi UII Yogyakarta.

Saat itulah Mahfud menjanjikan bantuan pembangunan kembali Masjid Raudlatul Nasiqin. Proses pembangunan masjid seluas 15 x 20 meter itu dilakukan oleh warga secara gotong royong, dibantu secara teknis oleh mahasiswa pecinta alam UII (Mapala Unisi) yang sejak gempa terjadi sudah melakukan pendampingan pada korban.

Dalam kesempatan peresmian ini, anggota Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) ini memuji sikap gotong royong warga yang dengan sukarela bahu membahu membangun Masjid. “Pahala akan terus mengalir sepanjang Masjid itu digunakan sebagai tempat ibadah,” ungkap Mahfud.

Diharapkannya, selain sebagai tempat ibadah, Masjid ini juga dapat berfungsi menjadi tempat perekat ukhuwah umat. “Jangan sekali-sekali dijadikan arena pertentangan. Jadikanlah ini sebagai rumah ibadah yang sejuk damai, tempat perekat persaudaraan dan persatuan,” pesan Mahfud.

Usai memberi sambutan, Guru Besar UII ini lantas menandatangani prasasti untuk ditempel pada dinding Masjid. Ratusan warga tampak antusias menyambut kedatangan Mahfud dalam peresmian Masjid ini. (AM)

Temukan kami di Google News.