Halal Bihalal Barikade 98, Aktivis Minta Suara Kritis Jangan Dibungkam!

Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Barikade 98, Benny Rhamdani mengimbau civil society baik aktivis hingga akademisi mengkonsolidasikan diri dalam gerakan moral dan politik untuk menjaga demokrasi.

Benny menyoroti berbagai persoalan kebangsaan yang terjadi saat ini. Seperti melemahnya demokrasi dan supremasi sipil. Benny berharap akan terus ada suara kritis dari civil society.

Bacaan Lainnya

“Kita sedang menghadapi situasi di mana kekuasaan berpotensi melampaui batas. Kritik dibungkam, aktivis mengalami tekanan, dan ada upaya mengendalikan sumber daya negara tanpa berpihak pada kepentingan rakyat,” kata Benny saat halal bihalal Barisan Rakyat Indonesia Kawal Demokrasi (Barikade 98) bertema Kawal Demokrasi, Jaga Indonesia di Tjikini Lima, Jakarta Pusat, Senin (13/4/2026).

Acara dihadiri oleh keluarga besar Barikade 98 serta para aktivis dan akademisi lintas generasi, khususnya para pelaku Reformasi 1998 seperti Eros Djarot, Ray Rangkuti, Usman Hamid, Feri Amsari, dll.

Selain sebagai ajang silaturahmi pasca Idul Fitri, agenda ini juga menjadi ruang refleksi atas kondisi kebangsaan yang dinilai menghadapi berbagai tantangan.

“Acara ini jadi ajang mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam mengawal perjalanan demokrasi di Indonesia,” kata Benny.

Sebagai organisasi yang lahir dari rahim Reformasi 1998, Barikade 98 menegaskan akan terus mengkonsolidasikan gerakan, menjaga nalar kritis, serta menjadi kekuatan moral publik.

Acara silaturahmi sambil diskusi ini berlangsung dalam suasana hangat namun penuh semangat perjuangan nilai keadilan, kebebasan.

Diskusi juga menyoroti berbagai isu strategis, dari kualitas demokrasi elektoral, kebebasan berpendapat, hingga pentingnya menjaga persatuan nasional dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Barikade 98 menegaskan posisinya menjadi garda moral yang akan terus berdiri di barisan depan menjaga demokrasi serta keutuhan NKRI, mengawal nilai-nilai reformasi dan menjaga keutuhan Indonesia di tengah berbagai tantangan zaman,” tukasnya. MF03

Temukan kami di Google News.