Survei IPI: Elektabilitas Prabowo Melonjak Di Sumbar

Presiden RI, Prabowo Subianto, berpidato di Konferensi Internasional Tingkat Tinggi untuk Penyelesaian Damai atas Masalah Palestina dan Implementasi Solusi Dua Negara yang diselenggarakan di Markas Besar PBB, New York, Amerika Serikat, Selasa (23/09/2025). Foto: Setpres
Presiden RI, Prabowo Subianto, berpidato saat Konferensi Internasional Tingkat Tinggi untuk Penyelesaian Damai atas Masalah Palestina dan Implementasi Solusi Dua Negara yang diselenggarakan di Markas Besar PBB, New York, Amerika Serikat, Selasa (23/09/2025). Foto: Setpres

Elektabilitas Presiden Prabowo Subianto di Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) naik drastis. Meski dalam Pilpres 2024 lalu, Prabowo kalah di provinsi ini.

Di berbagai simulasi survei Indikator Politik Indonesia (IPI) terbaru di Sumbar yang dilakukan pada 19-29 November 2025, nama Prabowo menjadi yang paling banyak dipilih responden dibandingkan kandidat lainnya.

Bacaan Lainnya

Dalam simulasi top of mind atau pertanyaan terbuka tanpa bantuan nama, Prabowo jadi pilihan utama 43,2 persen responden. Angka ini terpaut cukup jauh dari Anies Baswedan yang berada di posisi kedua dengan 19,1 persen.

“Pada simulasi top of mind, Prabowo Subianto paling banyak disebut 43,2%, kemudian Anies 19,1 persen, nama lain lebih rendah. Belum menentukan pilihan 31,5 persen,” demikian keterangan Indikator Politik, dikutip Selasa (7/4/2026).

Nama lain yang muncul relatif kecil. Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) hanya disebut 1,9 persen responden, disusul Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi 1,5 persen, dan Ketua Bidang Pemerintahan dan Otonomi Daerah DPP PDI Perjuangan (PDIP) Ganjar Pranowo 1,2 persen.

Dominasi Prabowo semakin terlihat di simulasi semi-terbuka dengan 25 nama. Jika pemilu digelar saat survei dilakukan, Prabowo dipilih oleh 55,5 persen responden, sementara Anies memperoleh 24,9 persen.

Dalam simulasi 10 nama, Prabowo tetap memimpin dengan 56,2 persen, diikuti Anies dengan 25,1 persen. Dedi Mulyadi meraih 4,1 persen, AHY 3,8 persen, dan Ganjar 2,8 persen.

Tren kenaikan berlanjut dalam simulasi lima nama. Elektabilitas Prabowo meningkat menjadi 57,8 persen, diikuti Anies 27,4 persen dan Dedi Mulyadi 5,1 persen. Sementara Gibran Rakabuming Raka memperoleh 1,1 persen dan Pramono Anung 0,1 persen.

Dalam simulasi tiga nama, keunggulan Prabowo kian tak terbendung. Ia meraih 60,2 persen suara, unggul jauh dari Anies yang memperoleh 29,3 persen. Sementara Gibran hanya mencatatkan 1,6 persen suara.

Survei IPI melibatkan 1.200 responden warga Sumatera Barat yang memiliki hak pilih. Wawancara dilakukan secara tatap muka dengan margin of error kurang lebih 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Secara keseluruhan, dalam semua model simulasi, dari top of mind hingga simulasi tertutup, Prabowo konsisten berada di posisi teratas, unggul atas sejumlah nama seperti Anies Baswedan, Dedi Mulyadi, Agus Harimurti Yudhoyono, Ganjar Pranowo, hingga Gibran Rakabuming Raka.

Diketahui, hasil survei ini berbanding terbalik dengan realitas Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 di Sumbar. Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar tampil dominan di provinsi ini.

Berdasarkan rekapitulasi Komisi Pemilihan Umum (KPU), pasangan Anies-Muhaimin meraih sekitar 1,74 juta suara atau sekitar 56–57 persen.

Sementara pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka berada di posisi kedua dengan sekitar 1,21 juta suara atau 38–39 persen. Pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud MD tertinggal jauh dengan perolehan sekitar 124 ribu suara atau sekitar 4 persen. MB33

Temukan kami di Google News.