Pertemuan Menkopolhukam periode 2019-2024, Mahfud MD dan Presiden RI ke-7, Joko Widodo menarik perhatian warganet. Pasalnya, ini merupakan pertemuan pertama mereka usai Mahfud berpamitan kepada Jokowi untuk mengikuti kontestasi Pilpres 2024 lalu.
Hubungan keduanya memang terbilang unik. Pada Pilpres 2024, Mahfud yang maju sebagai cawapres mendampingi Ganjar Pranowo, harus berhadapan dengan putra pertama Jokowi, Gibran Rakabuming Raka, yang menjadi cawapres mendampingi Prabowo Subianto.
Selain itu, pada Pilpres 2019, Mahfud merupakan nama cawapres yang sempat diajukan oleh Jokowi untuk mendampinginya. Sayang, perwakinan itu tidak terwujud karena Mahfud ditolak partai-partai pendukung Jokowi yang lebih memilih Ma’ruf Amin.
Ditanya soal pertemuannya dengan Jokowi, Mahfud menerangkan, itu terjadi pada Sabtu (09/05/2026) malam saat mendatangi undangan dari Soimah. Mahfud lebih dulu bertemu seniman-seniman lain seperti Butet, Kirun, Raffi Ahmad, dan Inul Daratista.
“Terus tiba-tiba saya disusul oleh protokoler, oleh tuan rumah lah, Bapak kursinya di sana, mejanya di sana. Saya kan kumpul duduk sama orang-orang itu, ada sule apa, gurau-gurau, Bapak kursinya di sana, saya ke sana, tiba-tiba di dekat saya ada Pak Jokowi sama Bu Iriana datang, beliau duduknya berdua,” kata Mahfud kepada terusterang.id dan ditayangkan dalam podcast Terus Terang Mahfud MD di YouTube Mahfud MD Official, Senin (11/05/2026).
Sebagai orang Indonesia, Mahfud yang pernah menemani Jokowi di pemerintahan tentu saja menghampiri untuk menyapa. Menurut Mahfud, mereka banyak bertukar cerita hal-hal yang ringan semasa di pemerintahan dulu, tanpa ada pembahasan politik tertentu.
“Bapak sehat? Alhamdulillah sehat. Gembira lah kami bercerita banyak, masa-masa di kabinet, istri saya dengan Bu Jokowi sering berpergian, cerita-cerita gitu, biasa kan ringan-ringan saja, cuma itu saja sebenarnya, tidak ada cerita,” ujar Mahfud.
Soal dirinya yang dalam video-video beredar tampak merendahkan badan saat menyapa Jokowi, Mahfud merasa, itu sesuatu yang wajar. Apalagi, gestur seperti itu memang kerap dilakukan Mahfud ketika bertemu orang-orang yang sudah lama tak ditemuinya.
“Wajarlah saya ketemu siapa, saya ketemu Anda saja, ketemu wartawan saja begini, masa saya ketemu mantan presiden. Artinya, kita tidak ada pembicaraan apa yang serius di situ, ceritanya enak, lancar. Dari saya sendiri tidak ada sesuatu yang menyebabkan saya harus serius bicara, dan saya lihat Pak Jokowi lancar, cerita masa lalu, saya kangen dulu kita selalu diskusi kalau ada apa-apa,” kata Mahfud.
Mahfud merasa, sikap Jokowi masih seperti dulu yang rendah hati. Pada kesempatan itu, Mahfud malah harus pulang lebih dulu karena harus menghadiri acara lain. Selain Jokowi, ia menekankan, sebenarnya banyak tokoh lain yang hadir malam itu.
Jokowi, lanjut Mahfud, masih memanggilnya dengan sapaan ‘Prof’ seperti dulu dan tidak tampak canggung untuk saling menanyakan kabar. Mahfud menegaskan, tidak ada pembicaraan terkait politik karena dirinya sendiri tidak tahu Jokowi turut hadir.
“Saya tidak membayangkan, itu kan tempatnya di desa, bukan di kota, itu di rumahnya Soimah, Soimah itu kan punya sanggar bagus, itu sudah jauh di luar kota. Saya tidak nyangka juga dari Jakarta pada datang semua, lalu saya ingat, ini kan artis besar,” ujar Mahfud. (WS05)
