27 Hari Pencarian, Seluruh Korban Longsor Tambang Freeport Berhasil Ditemukan

Direktur Utama PT Freeport Indonesia Tony Wenas. PTFI

Usai pencarian 27 hari tiada henti, tim penyelamat gabungan akhirnya menemukan seluruh korban insiden longsor material basah di tambang bawah tanah Grasberg Block Cave, PT Freeport Indonesia (PTFI).

Total tujuh korban terdampak insiden yang terjadi 8 September 2025 berhasil ditemukan seluruhnya.

Bacaan Lainnya

Pencarian dilakukan oleh Tim Penyelamat PTFI bersama Kementerian ESDM, Polres Mimika, Basarnas, dan BPBD dengan kondisi medan yang sangat menantang.

Material basah yang menimbun area kejadian diperkirakan mencapai 800 ribu ton. Alhasil proses pencarian butuh waktu panjang dan kehati-hatian.

Kelima korban yang ditemukan terakhir yakni Zaverius Magai (PT Redpath Indonesia), Holong Gembira Silaban (PT Redpath Indonesia), Dadang Hermanto (PT Redpath Indonesia), Balisang Telile (warga negara Afrika Selatan, PT Redpath Indonesia), dan Victor Bastida Ballesteros (warga negara Republik Chili, PT Redpath Indonesia).

Jenazah selanjutnya dibawa ke Jakarta dan dipulangkan ke negara asal atau kampung halaman masing-masing. Sementara jenazah Zaverius Magai yang akan dimakamkan di Kuala Kencana, Timika.

Presiden Direktur PT Freeport Indonesia, Tony Wenas, menyampaikan duka cita.

“Mereka adalah sahabat dan bagian dari keluarga besar Freeport Indonesia. Kehilangan ini membawa duka mendalam bagi kita semua,” kata Tony dikutip Senin (6/10/2025).

“Semoga Tuhan Yang Maha Esa memberi kekuatan dan ketabahan bagi kita semua,” ucap Tony.

Tony mengapresiasi seluruh anggota tim penyelamat yang bekerja maksimal siang dan malam di tengah kondisi ekstrem. “Ini bukti komitmen bersama menuntaskan tugas kemanusiaan,” katanya.

PT Freeport Indonesia memastikan, investigasi penyebab insiden akan dilanjutkan secara menyeluruh dan transparan, untuk mencegah terulangnya kejadian serupa di masa mendatang. FB03

Temukan kami di Google News.