Kementeriannya Tersangkut Kasus Korupsi, Menaker Tetap Tegaskan Komitmen Antikorupsi

Wamenaker, Immanuel Ebenezer Gerungan (kedua kiri), saat konferensi pers kasus pemerasan pengurusan sertifikasi keselamatan dan kesehatan kerja di Gedung Merah Putih KPK, (22/08/2025). Foto: Instagram @official.kpk
Wamenaker, Immanuel Ebenezer Gerungan (kedua kiri), saat konferensi pers kasus pemerasan pengurusan sertifikasi keselamatan dan kesehatan kerja di Gedung Merah Putih KPK, (22/08/2025). Foto: Instagram @official.kpk

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli, menegaskan komitmennya dalam melakukan transformasi birokrasi melalui rotasi pegawai secara masif, sekaligus memperkuat agenda pemberantasan korupsi. Ia menegaskan, tidak ada toleransi bagi pegawai-pegawai di Kemenaker yang terlibat praktik korupsi.

“Kalau ada pegawai yang terindikasi korupsi, maka akan saya copot tanpa pandang bulu,” kata Yassierli dalam pelantikan pejabat pengawas dan pejabat fungsional di lingkungan Kemenaker, Kamis (04/09/2025).

Seperti diketahui sebelumnya, Kemenaker sedang disorot lantaran pejabat-pejabatnya tersangkut kasus korupsi suap dan pemerasan sertifikasi K3. Tidak tanggung-tanggung, mereka yang ditangkap terdiri dari Wakil Menteri Immanuel Ebenezer, Koordinator Bidang Kelembagaan dan Personil K3 Irvian Bobby.

Selain itu, ada Koordinator Bidang Pengujian dan Evaluasi Gerry Aditya, Sub Koordinator Ditjen Bina K3 Subhan, Sub Koordinator Kemitraan dan Personil Anita Kusumawati. Kemudian, ada pula Direktur Binwasnaker dan K3 Fahrurozi, Direktur Bina Kelembagaan Hery Sutanto, Sub Koordinator Supriadi.

Menurut Yassierli, tindakan tegas ini sejalan dengan upaya menegakkan integritas dan tata kelola pemerintahan yang bersih. Ia menjelaskan, pegawai yang terbukti terlibat langsung akan dicopot, sementara yang terlibat secara tidak langsung akan dirotasi.

Namun, ia menekankan, bila di kemudian hari terbukti bersalah, maka akan diproses sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Yassierli mengingatkan, korupsi bukan hanya soal tindakan yang merugikan keuangan negara, tapi juga berbentuk suap-menyuap, penggelapan, dan pemerasan.

Selain itu, ada pula tindakan korupsi berupa benturan kepentingan dalam pengadaan, sampai tindakan yang termasuk gratifikasi. Yassierli mengajak seluruh direktorat di lingkungan Kemenaker sama-sama memerangi korupsi, serta untuk mau berkolaborasi menjaga marwah dan kebanggaan institusi.

“Ayo kita bekerja sama, kita kolaborasi memerangi korupsi. Misi saya adalah menegakkan kembali kebanggaan dan marwah Kemnaker,” ujar Yassierli.

Adapun pejabat yang dilantik terdiri dari Kasubbag TU Direktorat Bina Kelembagaan Keselamatan, dan Kesehatan Kerja (K3) dan Kasubbag TU Direktorat Bina Pengujian K3, serta Pejabat Fungsional Penguji K3 Ahli Muda. Turut dilakukan penyerahan Surat Perintah Plt dan Plh di lingkungan Ditjen Binwasnaker.

Diserahkan kepada Plt Dirjen Binwasnaker Ismail Pakaya, Plt Direktur Binwas Uji Rinaldi Umar, dan Plh Sekretaris Ditjen Binwasnaker Yuli Adiratna. Selain itu, ada pula penyerahan Surat Penugasan Koordinator dan Subkoordinator, serta penataan pegawai di Ditjen Binwasnaker K3. (Antara/WS05)