Hewan peliharaan yang tampak, gelisah, atau galak ketika hendak ditinggal pergi bisa jadi mengalami perasaan cemas karena tidak ingin sendirian. Dikutip dari Hindustan Times, pakar hewan, Dr Swathi Hareendran menilai, kecemasan itu merupakan respons alami hewan yang terikat dengan manusia.
Swathi membagikan kiat-kiat agar hewan peliharaan terbiasa saat ditinggalkan. Pertama, dilatih dengan tinggalkan hewan peliharaan di ruangan selama 10-15 menit dan secara bertahap tingkatkan durasinya. Ini untuk membangun kepercayaan dan saat mereka tahu pemilik kembali kecemasan perlahan menurun.
Hindari perpisahan yang berlebihan untuk mencegah gejolak emosi. Lalu, beri benda yang familiar seperti kaus usang dengan aroma tubuh pemilik hingga selimut karena bisa jadi penenang untuk binatang seperti anjing dan kucing saat ditinggal sendirian di rumah. Kemudian, lakukan kegiatan bersama sebelum pergi
Melakukan aktivitas seperti bermain ringan, berjalan-jalan bisa membantu anjing merasa rileks dan saat meninggalkannya di rumah terasa lebih alami dan tidak buru-buru. Selanjutnya, beri mainan karena hewan yang lebih sibuk secara mental lebih tenang. Contoh mainan seperti alas mengendus atau mainan kunyah.
Jika gangguan masih berlangsung, pertimbangkan pendamping atau pengasuh. Bila hewan peliharaan tidak merespons pelatihan di rumah, solusi seperti mengajak anjing jalan-jalan bersama teman atau pengasuh bisa menjadi opsi. Hewan seperti kucing mungkin mendapat manfaat dari teman kucing lainnya.
“Kecemasan hewan kerap muncul dalam tanda-tanda fisik seperti diare, muntah atau masalah kulit. Bila kecemasan saat berpisah dengan pemilik terus berlangsung, sebaiknya memeriksakan hewan ke dokter,” kata Swathi, dikutip Senin (25/08/2025).
