Presiden Prabowo Subianto batal pimpin upacara pelantikan 1.110 Pamong Praja Muda/Purna Praja IPDN Angkatan XXXII pada Senin (28/7), di Kampus IPDN Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.
Semula Presiden Prabowo dijadwalkan memimpin dan memberikan arahan langsung pada upacara pelantikan 1.110 Pamong Praja Muda IPDN menjadi aparatur sipil negara (ASN) Senin pagi.
“Baru saja kami menerima informasi pembatalan. Presiden dijadwalkan akan melakukan pertemuan penting dengan Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim sore ini di Jakarta. Tentu memerlukan persiapan untuk pertemuan tersebut,” jelas Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto saat dihubungi wartawan dari Kampus IPDN Jatinangor.
Selain itu, Bima Arya juga menjelaskan Presiden Prabowo ada agenda mendesak di Istana Kepresidenan, terkait dengan koordinasi pemerintahan.
Pelantikan 1.110 Pamong Praja Muda IPDN Angkatan XXXII menjadi aparatur sipil negara (ASN) ini dijadwalkan berlangsung pada pukul 10.00 WIB di Kampus IPDN Jatinangor. Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, yang telah tiba lebih dulu di Sumedang, Minggu (27/7), akan menggantikan Presiden Prabowo sebagai inspektur upacara.
Rangkaian pelantikan 1.110 Pamong Praja IPDN diisi dengan pertunjukan seni yang ditampilkan oleh para praja IPDN. Kemudian, ada juga prosesi penyematan lencana Pamong Praja dan pengalungan Kartika Asta Branta kepada para lulusan terbaik.
Setelahnya, inspektur upacara juga memberikan amanatnya kepada para purna praja IPDN yang telah dilantik sebagai ASN. Diakhir rangkaian upacara diisi dengan foto-foto bersama, selebrasi, kemudian pertemuan dengan keluarga. (Antara/AG10)
