Petinju Muda Indonesia Hisar Mawan Raih Gelar WBC Asia Silver

Petinju asal Kalimantan Barat, Hisar Mawan, meraih WBC Asia Silver usai laga melawan petinju Thailand, Chonlathee Srirat, Sabtu (26/07/2025).
Petinju asal Kalimantan Barat, Hisar Mawan, meraih WBC Asia Silver usai laga melawan petinju Thailand, Chonlathee Srirat, Sabtu (26/07/2025).

Petinju Indonesia asal Kalimantan Barat, Hisar Mawan, mencetak prestasi gemilang dengan menyabet gelar WBC Asia Silver. Itu diraih usai menumbangkan petinju Thailand, Chonlathee Srirat, dalam laga tinju internasional di Alun-Alun Ponorogo, Jawa Timur, Sabtu (26/072025).

Dalam pertarungan yang dijadwalkan 10 ronde, Hisar yang merupakan petinju binaan Daud Boxing Club berusaha tampil impresif dan menyudahi laga dalam empat ronde. Kemenangan ini sekaligus mengukuhkannya sebagai salah satu petinju muda yang mulai bersinar di tingkat Asia.

“Alhamdulillah, saya berhasil mempersembahkan gelar WBC Asia Silver untuk Indonesia, khususnya Kalimantan Barat,” kata Hisar di Pontianak, Senin (28/07/2025).

Pada ronde pertama, Hisar bermain hati-hati dan banyak membaca gaya bertarung lawan. Ia memilih bermain aman dengan sesekali melancarkan pukulan jab dan straight. Gaya serupa turut ditunjukkan oleh Chonlathee, yang mencoba membalas dengan beberapa pukulan cepat.

Namun, kecepatan Hisar membuat serangan petinju Thailand itu tidak banyak membuahkan hasil. Memasuki ronde kedua dan ketiga, Hisar mulai tampil lebih agresif. Hisar beberapa kali mendaratkan pukulan bertubi-tubi yang membuat Chonlathee terdesak hingga ke sisi ring.

Meski Chonlathee sempat memberikan perlawanan, bel akhir ronde ketiga menyelamatkannya dari kemungkinan knock out lebih awal. Puncak kemenangan Hisar terjadi pada ronde keempat. Dengan kecepatan dan kombinasi pukulan tajam, Hisar kembali menghujani wajah Chonlathee.

Dua jab beruntun akhirnya membuat petinju Thailand itu tumbang dan tak mampu melanjutkan pertandingan. Di atas ring, Hisar sampaikan terima kasih kepada semua yang telah mendukung karir dan persiapannya menuju laga tersebut, terutama kepada mentornya, Daud ‘Cino’ Yordan.

“Bang Daud bukan hanya pelatih, tapi malaikat dalam hidup saya. Dia yang membimbing saya dari nol dan membentuk saya jadi seperti sekarang. Saya sangat berterima kasih,” ujar Hisar. (Antara/WS05)