Ikut 4 Pilpres dan Kini Dipercaya, Prabowo Diharap Beri Pembuktian kepada Rakyat

Analis komunikasi politik, Handri Satrio menilai, selama hampir 100 hari terakhir Presiden Prabowo masih menjadi pemimpin sekaligus politisi. Ia merasa, sisi politik itulah yang selama ini membuatnya tampak seperti berayun-ayun atau belum konsisten.

Hensa mengakui, memang ada kekhawatiran jika Presiden Prabowo setelah 100 hari nanti tetap konsisten menjadi pemimpin sekaligus politisi. Karenanya, ia berharap, Prabowo mengingat perjalanan panjang yang harus dilaluinya sebelum jadi presiden.

“Saya mengharapkan, kan bapak sudah berkali-kali mencoba menjadi presiden dan kali ini diberikan kepercayaan, maka buktikanlah kepada rakyat Indonesia bahwa memang rakyat Indonesia itu seharusnya memilih dia sejak 10 tahun lalu,” kata Hensa dalam program Sate Demokrasi di kanal YouTube Mahfud MD Official, Rabu (18/12/2024)

Sebelum ini, Hensa mengingatkan, sudah banyak impian-impian besar yang disampaikan Prabowo untuk Indonesia jika dirinya terpilih sebagai RI 1, termasuk kembali jadi Macan ASIA. Hensa berharap, Prabowo bisa fokus mewujudkan impian-impian besar itu.

“Jadi, bukan hanya Macan ASIA, Macan Dunia-pun oke, tapi tolong buktikan,” ujar Founder dari lembaga survei Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia (KedaiKOPI) tersebut.

Pengamat politik, Ray Rangkuti, masih memberikan nilai di bawah 5 untuk kinerja Presiden Prabowo sejauh ini. Sebab, ia menekankan, banyak catatan-catatan tentang tidak selarasnya antara ucapan-ucapan Presiden Prabowo dan realisasi di lapangan.

Soal pidato, Ray menyebut, Presiden Prabowo tidak perlu diragukan lagi. Bahkan, ia merasa, kemampuan pidato Prabowo memang jauh lebih memukau dibanding pesaing-pesaingnya di Pilpres 2024 lalu seperti Ganjar Pranowo atau Anies Rasyid Baswedan.

Namun, Ray berpendapat, sampai saat ini setelah Prabowo resmi menjadi Presiden RI belum banyak realisasi dari janji-janji yang sudah banyak disampaikan ke rakyat. Padahal, realisasi janji-janji itu yang begitu dinantikan seluruh rakyat Indonesia.

“Banyak sebetulnya yang sudah mulai dijanjikan oleh Pak Prabowo kan kepada kita, tapi bagaimana, yang saya tunggu sekarang sekarang ini soal realisasi,” kata Ray.

Menurut Ray, ada banyak sebenarnya yang bisa dilakukan Presiden Prabowo dan sudah dinantikan masyarakat. Antara lain mengevaluasi Proyek Strategis Nasional (PSN) Pantai Indah Kapuk 2 atau memperkuat KPK dalam konteks mencegah kebocoran anggaran.

“Sejauh ini, selama 100 hari Pak Prabowo ini belum ada kelihatan kasus besar yang diungkap oleh aparat penegak hukum. Padahal, ibaratnya kalau kekuatan lagi full kekuatan banget ini, menangnya 58 persen,” ujar Pendiri Lingkar Madani (Lima) itu. (*)