Jakarta, Inisiatifnews.com – Berdasarkan data hingga Selasa 24 Maret 2020, Kecamatan Kalideres merupakan kecamatan di Jakarta yang paling banyak PDP (Pasien Dalam Pengawasan) Corona sebesar 22 orang.
Berpijak dari data tersebut, Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBI NU) Jakarta Barat bersama sejumlah kader Banser Kalideres melakukan penyemprotan disinfektan di beberapa masjid, musholla dan madrasah milik warga NU.
“Kami prihatin dengan banyaknya warga Kalideres yang positif corona, oleh karena itu kami berinisiatif lakukan penyemprotan disinfektan di sejumlah masjid, musholla, majelis taklim dan madrasah milik warga NU”, kata Kepala Satuan Koordinator Rayon Basen Kalideres, Muttaqin kepada wartawan, Sabtu (28/3/2020).
Menurut Muttaqin, para kader Banser Kalideres sampai patungan untuk membeli mesin semprot dan juga dibekali panduan teknis keselamatan dalam penyemprotan disinfektan oleh LPBI NU Jakbar.
“Dalam penyemprotan, kami melengkapi diri dengan baju APD, sarung tangan, gogle masker, sepatu bot dan lain-lain,” jelasnya.
Sementara itu, salah satu kader Banser NU Kalideres, Nuruzzaman menegaskan bahwa aksi solidaritas untuk memberantasa wabah Covid-19 juga tetap mengedepankan unsur keselamatan diri.
“Kami utamakan kesehatan dan keselamatan kader dalam aksi penyemprotan tersebut,” katanya.
Di sisi lain, Ketua LPBI NU Jakbar Rokuf mengatakan bahwa timnya akan fokus pada kalideres dan kebon jeruk yang terbanyak PDP Corona.
“Juga kelurahan Tomang di kecamatan Grogol Petamburan yang merupakan kelurahan terbanyak PDP Corona di Jakarta,” tandas Rokuf.
Bagi masyarakat yang ingin berpartisipasi mendukung LPBI NU Jakbar dalam melawan Corona dapat memberikan dukungannya melalui rekening bendahara LPBI NU Jakbar di Bank BCA No. Rek: 6041473255 a/n ARIEF WIBOWO.
