NasDem Sarankan Pemilih Tanya Sense of Business Pada Calon Kepala Daerah

Irma Suryani
Ketua DPP NasDem, Irma Suryani Chaniago. [foto : Inisiatifnews.com]

Inisiatifnews.com – Ketua DPP Partai NasDem, Irma Suryani Chaniago mengajak kepada masyarakat pemilih untuk cerdas dalam menentukan pilihannya di Pilkada 2020 mendatang.

Salah satu cara untuk menguji apakah calon kepala daerah yang akan dipilih adalah benar-benar orang yang berkualitas sebagai seorang pemimpin adalah dengan mempertanyakan, apakah calon tersebut memiliki misi dan konsep yang jelas untuk meningkatkan pendapatan asli daerahnya atau tidak.

Bacaan Lainnya

“Satu yang nggak pernah disinggung masyarakat, tanya kepada calon yang kita mau pilih. Hari ini baik bupati, gubernur, walikota banyak yang tidak punya sense of business pengelolaan pemerintahan mereka,” kata Irma Suryani dalam diskusi bertemakan “Mewaspadai Hoaks dan SARA Jelang Pelaksanaan Pilkada Serentak 2020” oleh The Jakarta Institute di Hotel Sofyan Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (18/2/2020).

Menurutnya, selama ini banyak calon kepala daerah yang maju dalam pemilu isi kepalanya adalah bagaimana mengalokasikan anggaran yang diterimanya baik dari APBD maupun APBN. Sementara untuk meningkatkan pendapatan asli daerahnya jarang mereka memikirkan dan mengkonsepkannya.

“Mereka hanya tau habiskan anggaran. Mampu nggak mereka menaikkan pendapatan asli daerah mereka, jangan hanya sekedar kejar APBD atau APBN. Kalau hanya sekedar habiskan anggaran dan kejar WTP saja nggak usah dia, tukang becak aja bisa jadi kok,” ujarnya.

Jika calon kepala daerah itu tidak memiliki sense of business dan hanya fokus bagaimana mengejar predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), maka sebaiknya perlu dipertimbangkan lebih matang lagi untuk memilihnya sebagai kepala daerah.

“Bagaimana tanggungjawab dia terhadap rakyat yang memilihnya. Padahal WTP bisa dibeli kok, WTP BPK itu buktinya Jiwasraya nyatanya bangkrut. Tai kucing kan. WTP kok ditangkap KPK, mana WTP-nya, dari mana WTP-nya itu,” tukasnya. []