Inisiatifnews.com – Presiden Joko Widodo tengah menggiatkan upaya penarikan investor masuk ke Indonesia secara besar-besaran. Salah satunya adalah dengan membangun wilayah di Labuan Bajo, Manggarai Utara, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Proyek pembangunan di kawasan Labuan Bajo ini pun ditargetkan akan selesai di akhir tahun 2020. Beberapa hal yang diperhatikan adalah mengenai infrastruktur, sampah, lanskap dan kebutuhan air baku.
“Semuanya ini kita siapin dan kita harapkan akhir tahun ini selesai,” kata Presiden Joko Widodo di NTT dikutip dari Setkab.go.id, Senin (20/1/2020).
Jika target tahun ini pembangunan dan pemenuhan kebutuhan yang dimaksudkannya itu rampung dikerjakan, maka tahun 2021 Kementerian Pariwisata bisa langsung melakukan promosi secara massal dan masif kepada dunia internasional tentang potensi kekayaan di Indonesia bagian Timur itu.
“Sehingga 2021 itu langsung Kementerian Pariwisata bisa promosi besar-besaran,” imbuhnya.
Presiden Joko Widodo juga mengatakan akan segera mengirimkan kapal untuk membersihkan sampah di Labuan Bajo termasuk sampah-sampah yang ada di dalam perairan di sana.
“Yang di darat nanti Kementerian PU akan mempersiapkan incenerator dan juga tempat pembuangan sampah akhirnya,” terangnya.
Namun begitu, Presiden juga mengatakan bahwa pendidikan tentang sampah juga harus diterangkan kepada masyarakat di kawasan Labuan Bajo.
dan juga yang paling penting lagi juga pendidikan masyarakat mengenai budaya sampah,” imbuhnya.
Selain itu, Presiden juga mengatakan bahwa tahun 2020 ini ditargetkan akan dirampungkan proyeksi pelabuhan Wae Kelambu. Rencananya pemerintah juga akan melakukan revitalisasi terhadap pelabuhan yang tagetnya akan digunakan sebagai lalu lintas logistik. Bahkan pemerintah sudah menyiapkan desian khusus untuk proyek tersebut.
“Ada plaza, ada citywalk-nya, ada amfiteaternya, dan itu menjadi sebuah ruang publik bagi wisatawan untuk menikmati di pagi hari maupun di senja hari Labuan Bajo,” pungkasnya.
