Atasi Banjir DKI, PDIP : Perlu Ada Pemetaan Vertical Drainage

banjir di kali ciliwung
Banjir di kawasan Fly Over Lapangan Ros Tebet samoing akses Kali Ciliwung.

Inisiatifnews – Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Jakarta, Gembong Warsono mengatakan bahwa dalam mengelola dan mengantisipasi banjir melanda DKI Jakarta, perlu ada program drainase secara vertikal sehingga aliran air bisa ter-manage dengan baik.

“Fraksi PDI Perjuangan menegaskan bahwa perlu adanya pemetaan masalah dan solusi yang lebih baik lagi terkait banjir di Jakarta,” kata Gembong, Kamis (2/1/2020).

Bacaan Lainnya

Sayangnya kata Gembong, vertical drainage ini bukan menjadi perhatian serius dari Pemprov DKI Jakarta di bawah kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan saat ini.

“Fraksi menilai program vertical drainage yang sangat dibanggakan oleh pak Gubernur ternyata tidak menjadi solusi,” ujarnya.

Gembong pun memberikan saran kepada Anies Baswedan agar menyontoh upaya Pemprov DKI Jakarta dalam menangani banjir di Jakarta di bawah kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta sebelumnya.

“Fraksi menyatakan bahwa perlunya adaptasi penerapan sistem penanganan banjir seperti masa Pemprov DKI Jakarta tahun 2016 silam yang dinilai efektif,” saran Gembong.

Sistem penanganan banjir di tahun 2016 itu kata Gembong sangat bisa dilihat efektifitasnya dalam mengurangi water spot banjir Jakarta.

“Di mana jumlah titik rawan banjir turun dari 480 titik menjadi 80 titik, hanya dalam waktu penanganan selama satu tahun,” tuturnya.

Perlu diktahui, bahwa hingga hari Kamis alias hari kedua tahun 2020, ada beberapa kawasan yang dikabarkan masih tergenang banjir. Antara lain ;

1. Perumahan Setneg Cempaka Putih
2. Kampus Borobudur di Jalan Kalimalang
3. Kelurahan Gedong di Pasar Rebo
4. Kelapa Molek, Kelapa Gading Timur
5. Cengkareng Barat
6. Tamini Square
7. Jalan DI. Panjaitan
8. TL. Arion Jalan Pemuda
9. Perumahan Palad Pulo Gadung
10. Kampung Tengah Kramat Jati
11. Rawa Buaya
12. Tanjung Duren
13. Kompleks BPPT Meruya
14. Kawasan Pulogadung
15. Pulomas
16. Kampung Pulo Jatinegara Barat