Inisiatifnews – Sekretaris Jenderal Gerakan Nasional Pembela Fatwa Ulama (GNPF Ulama) Edy Mulyadi menyampaikan, bahwa rencananya besok pihaknya akan melaporkan Sukmawati Soekarnoputri ke Bareskrim Mabes Polri pada hari Kamis (21/11) besok.
Upaya pelaporan tersebut dikatakannya masih dalam konteks dugaan bahwa Sukmawati telah melakukan penodaan terhadap agama, di mana di dalam sebuah acara, Sukmawati sengaja membandingkan Soekarno dengan Nabi Muhammad SAW.
“Saya mewakili GNPF Ulama, Insya Allah besok akan melaporkan Sukmawati ke polisi karena dia telah berkali-kali diduga melakukan penodaan agama Islam. Apalagi MUI secara resmi telah menyatakan bahwa ucapan Sukmawati menyakiti hati ummat Islam. Lagi pula, laporan serupa juga sudah didahului banyak pihak, baik individu maupun organisasi,” kata Edy dalam keterangan tertulisnya, Rabu (20/11/2019).
Menurut dia, seharusnya Sukmawati tidak membandingkan Bung Karno dengan Nabi Muhammad SAW. Karena Nabi Muhammad SAW adalah seorang yang maksum, di mana kata Edy, keistimewaan semacam ini hanya dimiliki oleh para Nabi. Sementara Soekarno, hanya manusia biasa yang tidak sepatutnya dibandingkan dengan Nabi Muhammad SAW.
Menurut rencana, pelaporan ke Polisi besok akan didampingi sejumlah pengacara dari Tim Bantuan Hukum GNPF-Ulama. Mereka antara lain Aziz Yanuar, Reynaldi Syahputra, Hujjatul Baihaqqi, Dwi Heriadi, Irfan Ardiansyah, dan Rinaldi.
Edy mengaku yakin Polisi akan bersikap profesional dan adil menyikapi dugaan penodaan agama yang dilakukan Sukmawati tersebut.
“Saya berharap dan percaya polisi kali ini akan bersikap profesional dan proporsional. Polisi akan menanggapi dan memproses laporan dugaan penodaan agama yang dilakukan Sukmawati secara adil sesuai hukum yang berlaku,” harapnya.
Sukmawati bukan kali ini saja diduga melakukan penodaan terhadap kesucian agama. Sebelumnya Sukmawati pernah berceloteh dengan membacakan puisi Kidung Ibu Pertiwi yang menganggap kidung lebih merdu daripada adzan, tusuk konde lebih indah daripada jilbab. Dan Edy menegaskan bahwa pernyataan Sukmawati tersebut sangat melukai perasaan umat Islam. []
