Erick Thohir: TKN Tugasnya Memenangkan, Bukan Menyusun Kabinet

Erick Thohir
Ketua TKN Jokowi-Maruf, Erick Thohir bersama dengan Abdul Kadir Karding dan Verry Surya Hendrawan.

Inisiatifnews – Beberapa hari ini, beredar dokumen rancangan susunan Kabinet Kerja jilid II di sejumlah media sosial. Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma’ruf Amin, Erick Thohir tegas menyebut kabar itu adalah hoaks. 

“Kalau kabinet kan ternyata hoaks,” terang Erick di Kantor Sekretariat Negara, Jakarta, Rabu (17/7/2018).
 
Erick juga membantah, susunan kabinet yang beredar luar itu dibuat saat rapat tertutup usai Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan visi Indonesia ke depan di Sentul City Internasional Convention Center, pada Ahad (14/7) lalu.
 
“Kalau dibuat saat rapat tertutup? Katanya ada rapat tanggal 14 Juli jam 21.00 malam, sekretarisnya Pak Pramono Anung. Pak Pram saja nggak datang, dan kalau rekan-rekan wartawan ingat, Pak Jokowi kan habis pidato jam 9, beliau langsung ke panggung sebelah yang ada konser Slank. Jadi rapat itu tidak pernah ada,” terangnya.
 
Ditegaskannya, untuk menyusun formasi kabinet, tidak mungkin berdiskusi dengan TKN Jokowi-Ma’ruf. Sebab, TKN tidak memiliki kapasitas untuk menyusun kabinet.
 
“TKN tugasnya memenangkan, bukan menyusun kabinet. Beliau berdiskusi dengan pihak yang berkepentingan. Mungkin ada masukan dari tim koalisi, tapi pasti beliau punya tim sendiri,” tandas eks Presiden Inter Milan ini.
 
Seperti diberitakan, belakangan beredar daftar nama menteri kabinet Joko Widodo-Ma’ruf Amin di media sosial dan sejumlah aplikasi perpesanan. Bentuk dokumen yang beredar itu berupa risalah rapat yang mencantumkan lambang Garuda pada bagian kop surat.
 
Di bagian bawah, terdapat tulisan Koalisi Indonesia Maju Republik Indonesia. Risalah Rapat Pengangkatan Menteri Pembantu Presiden dalam Kabinet Kerja Jilid II Periode 2019-2024.
 
Ditulis juga dalam dokumen ini, rapat berlangsung Minggu, 14 Juli 2019, di Ruang Rapat Sentul City International Convention Center, Bogor, Jawa Barat, seusai acara pidato Jokowi bertajuk “Visi Indonesia”. Rapat dipimpin Jokowi, Ma’ruf Amin, ketua umum dan sekjen partai koalisi serta Ketua TKN Erick Thohir.
 
Selanjutnya, dalam dokumen tercantum daftar lengkap nama menteri kabinet pemerintahan Jokowi-Ma’ruf. Ada nam-nama baru di antaranya putri pengusaha Hary Tanoesoedibjo, Angela Tanoesoedibjo sebagai Menteri Komunikasi dan Informatika. Ada pula Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie sebagai Menteri Pemberdayaan Perempuan dan nama-nama lain yang kini masih menjabat sebagai menteri. (FMB)

Temukan kami di Google News.