Inisiatifnews – Sekretaris Jenderal DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Eddy Soeparno menyatakan bahwa partainya adalah partai yang sangat mendukung pemerintahan yang sah, khususnya dalam rangkap pembangunan ekonomi.
“Sikap politik PAN dari 2015 sejak Zulkifli Hasan kami mendukung pemerintah. Terutama terkait dengan program pembangunan ekonomi,” kata Eddy kepada wartawan, Sabtu (6/7/2019).
Kemudian Eddy juga menyampaikan bahwa sejauh ini belum ada pembahasan terkait dengan tawaran politik dari koalisi pemenang yakni Koalisi Indonesia Kerja (KIK) Jokowi-Maruf untuk menentukan arah politiknya.
Untuk saat ini, PAN lebih memilih untuk berpkir tentang sikap politiknya terlebih dahulu. Karena persoalan deal-deal politik apakah PAN akan berada di dalam pemerintahan Jokowi-Maruf nanti, Eddy menyatakan itu urusan waktu saja.
“Saya merasa saat ini kami lebih baik berpikir tentang sikap politik dari pada arah politik apakah mau oposisi atau koalisi, itu ada waktu menentukannya,” ujarnya.
Perlu diketahui bahwa mantan Ketua Umum DPP PAN, Amien Rais mengingatkan kepada partai yang pernah dipimpinnya itu agar tidak bergabung dengan Pemerintahan Jokowi-Maruf karena persoalan adanya deal-deal politik, misalkan adanya jatah pembagian kursi kekuasaan di Kabinet yang akan berjalan di pemerintahan 2019-2024 nanti.
“Dengarkanlah nasihat saya. Jangan kita rabun ayam hanya karena satu kursi kemudian kita bergabung,” kata Amien di akun Instagramnya, Jumat (5/7) kemarin.
Menyikapi hal itu, Eddy pun menilai bahwa apa yang diucapkan Amien Rais hanya bentuk nasehat semata. Ia menyatakan PAN sangat menghormati saran dari Dewan Penasehatnya itu.
“Apa yang disampaikan Amien adalah nasihat yang konstruktif untuk kami semua, tentu kami akan hormati,” ucap Eddy.
[IBN]
