Ancaman Makin Beragam, Mahfud MD Ingatkan Pentingnya Loyalitas Kepada NKRI

Inisiatifnews – Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Prof. Mahfud MD mengingatkan pentingnya bela negara kepada generasi muda dan seluruh masyarakat Indonesia. Bela negara sangat penting sebab tantangan dan ancaman bangsa Indonesia saat ini semakin beragam.

“Tantangan dan ancaman bangsa dan negara di masa depan antara lain bersumber dari proxy war, perpecahan internal, bahaya radikalisme, kemiskinan, korupsi, dan kriminalitas baik domestik maupun lintas negara,” ungkap Prof. Mahfud MD saat mengisi kuliah umum Presidential Lecture 2019 dengan tema “Bela Negara & Penguatan Nilai-Nilai Pancasila” di President University, Jababeka, Cikarang, Jawa Barat, Kamis (17/10/2019).

Bacaan Lainnya

Hadir dalam kuliah umum ini sekitar 1000 lebih mahasiswa, dosen, Ketua Yayasan, Rektor, Wakil Rektor, Dekan dan Kaprodi serta tamu undangan lainnya.

Untuk menghadapi berbagai tantangan tersebut, Guru Besar Fakultas Hukum UII Yogyakarta ini menilai, perlu solusi seperti peningkatan kualitas pendidikan tinggi, peningkatan kualitas SDM, penguatan nasionalisme, kemandirian bangsa, dan kesiapan menghadapi dinamika masyarakat global.

Pada aras penyelenggara negara, mantan Menhan era Presiden KH. Abdurrahman Wahid alias Gus Dur ini mengemukakan pentingnya anti-korupsi dan birokrasi yang berorientasi pelayanan. Dan yang paling penting, lanjut anggota Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) ini, adalah loyalitas kepada NKRI.

“Loyalitas kepada NKRI sangat penting. Selain itu, masalah hukum dan keadilan harus menjadi perhatian utama penyelenggara negara agar Indonesia makin mampu membumikan Pancasila dan cita-cita kemerdekaan,” tandas anggota Dewan Pembina MMD Initiative ini.

Seri Presidential Lecture di Universitas Presiden ini rencananya akan dilaksanakan setiap tahun pada awal semester dengan mengundang tokoh-tokoh yang memiliki integritas tinggi dari berbagai kalangan baik dari dalam maupun luar negeri. Prof. Mahfud MD adalah tokoh yang menjadi pembicara Presidential Lecture 2019 kali ini.

“Presidential Lecture 2019 ini bersamaan dengan peringatan 10 tahun Program Studi Hubungan Internasional. Semoga bermanfaat bagi anak bangsa dan generasi muda penerus perjuangan,” harap Menristek era Presiden Gus Dur yang juga Kaprodi Hubungan Internasional President University, Prof. Muhammad A.S Hikam. (FMM)

Temukan kami di Google News.